Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
12 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
15 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
10 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Ada kader yang Mundur Usai Dukung Anies Baswedan, Ini Kata Irma Chaniago

Ada kader yang Mundur Usai Dukung Anies Baswedan, Ini Kata Irma Chaniago
Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago. (Foto: Kompas)
Jum'at, 07 Oktober 2022 09:33 WIB

JAKARTA - Sejumlah kader Partai NasDem memilih mengundurkan diri usai deklarasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) 2024 NasDem. Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago mengaku memaklumi pengunduran diri kader tersebut.

Menurut Irma, hal itu bisa saja terjadi lantaran sudah tidak lagi memiliki kesamaan cara pandang. "Kader yang mundur karena mungkin tidak lagi memiliki kesamaan persepsi. Itu sah-sah saja dalam politik, karena politik itu dinamis," kata Irma, dikutip Rabu (5/10/2022).

Sementara, wanita yang akrab disapa Uni Irma itu juga diketahui sering mengkritik Anies Baswedan. Menurutnya, melakukan kritisi pada para pemimpin adalah kewajiban politisi dan wakil rakyat.

"Kritisi jangan diartikan membenci, tetapi kritik yang konstruktif adalah bagian dari dukungan untuk memperbaiki kinerja yang bersangkutan. Jika dari hasil kritisi tersebut menghasilkan kinerja yang baik kenapa tidak kemudian didukung? Itulah yang namanya kedewasaan dalam berpolitik," jelasnya.

Selain itu, anggota Komisi IX DPR RI itu menambahkan pihaknya akan tetap berkomitmen mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf hingga selesai. Uni Irma tidak khawatir dengan isu berkurangnya dukungan dari kelompok koalisi pemerintah pascadeklarasi Anies Baswedan sebagai capres Partai NasDem.

"Kontestasi Pilpres untuk 2024 pada saat itu pemerintah yang kami dukung sudah selesai masa baktinya, terus apa yang harus dikhawatirkan? Kami tetap bekerja untuk bangsa dan negara sesuai program presiden (pemerintah)," tuturnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww