Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
9 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
3
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
7 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
4
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
11 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
5
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
6 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
6 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Olympic

Soal 'Bapak Politik Identitas', Ini Jawaban Sobat Anies Nasional

Soal Bapak Politik Identitas, Ini Jawaban Sobat Anies Nasional
Relawan Sobat Anies Nasional. (Foto: Sobana).
Jum'at, 07 Oktober 2022 15:53 WIB
Penulis: Muhammad Rahman

JAKARTA - Basis elektoral Anies Baswedan dinilai sebagai modal yang besar, sehingga Partai Nasdem menetapkannya sebagai bakal calon presiden (bacapres) 2024. Gubernur DKI Jakarta itu pun sudah menyatakan siap menjadi calon Presiden (capres) 2024.

Namun, Anies belakangan dianggap sebagai tokoh yang dihasilkan dari politik identitas. Bahkan PSI dan beberapa pegiat media sosial sepeti Denny Siregar dan Ade Armando juga blak-blakan melebeli Anies Baswedan sebagai "Bapak Politik Identitas".

Menanggapi hal itu, Relawan Sobat Anies Nasional mengaku tidak perduli dengan tudingan-tudingan negatif tersebut. Bagi mereka, politik identitas itu adalah konsekwensi adanya pemilihan secara langsung. "Siapapun yang memiliki elektabilitas tinggi tentu akan mendapatkan label yang berkonotasi negatif oleh lawan politiknya. Demikian halnya dengan pak Anies," ujar salahsatu Koordinator Kaderisasi Nasional DPP Sobat Anies Nasional, Anna Susanti saat berbincang dengan GoNews.co, Jumat (7/10/2022).

Bahkan menurut Anna, Anies Baswedan sejatinya memang memiliki identitas yang jelas. "Kalau bicara identitas tentu sangat jelas ya, apalagi kalau bicara soal prestasi. Sudah banyak yang beliau capai baik secara nasional dan internasional. Beliau juga seorang muslim yg taat, memiliki keluarga yang harmonis dan dari garis keturunannya juga bisa dipertanggungjawabkan," tandasnya.

"Beliau ini generasi ketiga yang lahir di pulau Jawa, kakeknya lahir di Surabaya, ayahnya lahir di Kudus dan Pak Anies sendiri lahir di Kuningan Jawa Barat. Itu politik identitas pak Anies yang sebenarnya," candanya.

Saat ditanya, sejauh mana Sobat Anies melihat label "Bapak Politik Identitas" sebagai serangan politik terhadap Anies dan NasDem? Anna menjawab, "Semua lawan politik akan melakukan serangan apapun. Dan terutama saya sebagai salah satu kader Nasdem akan berusaha semaksimal mungkin meluruskan politik identitas yang disematkan atau labelkan ke Pak Anies terutama ke Grassroots,".

Sebelumnya, Direktur Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an mengatakan, ada satu hal yang harus digarisbawahi Nasdem untuk dilakukan, agar Anies bisa menjadi pemenang Pilpres 2024. Dia menjelaskan, berdasarkan basis data sejumlah lembaga survei, termasuk Arus Survei Indonesia, Anies kerap berada di puncak klasemen untuk perolehan elektabilitas dan favorabilitas.

"Anies calon presiden potensial 2024 karena selalu masuk top three lembaga survei. Termasuk temuan survei lembaga Arus Survei Indonesia yang dirilis Agustus 2022 lalu," ujar Ali, Rabu (5/10/2022).

Akan tetapi, mahasiswa doktoral ilmu politik Universitas Indonesia ini memandang perlu bagi Nasdem untuk terus menggenjot elektoral Anies. Terkait hal tersebut, Ali menyarankan partai politik (parpol) yang dipimpin Surya Paloh itu untuk mendaur ulang perspektif kelompok masyarakat tertentu terhadap Anies. Mengingat, jika melihat ke belakang selalu dikaitkan dengan politik identitas.

"Catatannya, Anies masih lemah di kelompok grassroot atau clusster pemilih wong cilik, dan selalu disematkan pada dirinya sebagai bapak politik indentitas. Ini tentu menjadi tanggung jawab Nasdem untuk melakukan kerja politik di level grassroot dan meluruskan isu politik identitas pada Anies," demikian Ali.

Terkait dengan label politik identitas terhadap Anies, Ketua Relawan Ganjar Pranowo Mania, Immanuel Ebenezer bahkan tak segan memberikan pembelaan. Kendati Anies adalah lawan potensial untuk Ganjar, Immanuel menyebutkan bahwa Gubernur DKI tersebut adalah sosok kader bangsa. "Mas Anies ini kader bangsa, dia bukan kader partai tapi kader bangsa," ungkap Immanuel saat berbincang di YouTube Realita TV.

"Habib Rizieq juga bukan kader partai, tapi mereka punya hak berkonstribusi untuk bangsa ini, dia juga punya hak untuk dipimpin dan memimpin itu dilindungi oleh undang-undang," imbuhnya.

Terkait Anies yang dibilang bapak politik identitas, Dia menyebut Denny Siregar dan kawan-kawan lainlah justru yang banyak membicarakan poitik identitas. "Yang politik identitas itu Denny Siregar dan Cokro TV karena mereka yang selalu menarasikan politik identitas sendiri, banyak teman Anies yang Kristen kok, banyak teman nasionalis saya juga dukung Anies," kata Noel.

Meski membela sosok Anies terkait sebutan bapak politik identitas, Noel menyebutkan bahwa jika ditunjuk jadi tim sukses Anies dia tetap menolak. Pasalnya Noel mengaku bahwa pilihan politiknya sudah jatuh pada Ganjar Pranowo. "Gini saya kan sudah ada pilihan politik yaitu Mas Ganjar, bentuk penghormatan saya terhadap Mas Anies kita juga harus dukung juga Mas Anies di 2024 dalam menguji kualitas gagasan dan program," ujar Noel.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww