Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
22 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
17 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
19 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
24 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
15 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Kriminal

KIT Batang Harus Mengangkat Ekonomi Rakyat, Legislator Gerindra Pastikan Pengawasan

KIT Batang Harus Mengangkat Ekonomi Rakyat, Legislator Gerindra Pastikan Pengawasan
Kunjungan Kerja Legislator Gerindra DPR RI Novita Wijayanti ke KIT Batang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. (foto: ist./dpr)
Kamis, 13 Oktober 2022 20:16 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti dalam siaran Parlemen, Kamis (13/10/2022) menyatakan, konsisten mengawasi progres KIT (Kawasan Ekonomi Terpadu) Batang agar betul-betul bisa meningkatkan ekonomi rakyat.

"Targetnya ini bisa memberikan pendapatan kepada pemerintah nasional, anggaran nasional dan juga kepada daerah lokal dan mempekerjakan sebanyak-banyaknya untuk para pekerja di Indonesia, sehingga bisnis yang akan terbentuk ini bisa menyokong perekonomian yang ada," kata Novita sebagaimana dikutip GoNEWS.co di Jakarta.

Saat ini, KIT Batang tengah menyelesaikan pembangunan tahap I dengan luas 450 hektar. Adapun total luas lahan KIT Batang yakni lebih dari 4000 hektar.

"Dengan nilai investasi sementara ini adalah Rp3,1 triliun lebih, Kita akan melihat hasilnya nanti dalam 3 tahun ini, apakah sudah bisa kembali. Semoga ini bisa berjalan dengan lancar dan kita akan memantau progresnya terus sampai nanti ini selesai," tandas Legislator Dapil Jawa Tengah VIII itu.

Sebagai informasi, berdasarkan Perpres Nomor 106 Tahun 2022, pembangunan tahap I KITB meliputi; pembangunan jalan kawasan; suplesi air baku dan drainase utama klaster I; SPAM, SPAL, dan persampahan; dan rumah susun yang terdiri dari 7 menara.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta, Jawa Tengah
wwwwww