Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
13 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
15 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
9 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
8 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Voli

Serius Siapin Pemilu, Data Penduduk Mendarat di KPU

Serius Siapin Pemilu, Data Penduduk Mendarat di KPU
(Dari kiri) Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari dan Wamendagri John Wempi Wetipo dalam serah terima data penduduk pendukung Pemilu 2024 di Jakarta, Jumat, 14 Oktober 2022. (foto: ist./puspen kemendagri for gonewsco)
Sabtu, 15 Oktober 2022 12:44 WIB

JAKARTA - KPU (KPU) Komisi Pemilihan Umum RI sebagaimana siaran resmi pemerintah yang dibaca, Sabtu (15/10/2022), telah menerima Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2) dan Data Agregat WNI di luar negeri dari 133 Kantor Perwakilan RI di mancanegara, baru-baru ini.

Wamendagri John Wempi Wetipo mengungkapkan, guna mempersiapkan Pemilu 2024, "KPU (juga, red) bisa memanfaatkan akses data kependudukan dalam melakukan verifikasi data pemilih."

Baca Juga: Dialektika Demokrasi
KWP: 'Benarkah Pemilu 2024 Akan Curang?'
 

Baca Juga: Wakili Mendagri, Suhajar Ulang Pesan Presiden soal Beragama 

Wempi menjelaskan, DAK2 tersebut berdasarkan data kependudukan Semester I Tahun 2022 berjumlah 275.961.267 jiwa.

Jumlah ini terdiri dari laki-laki sebanyak 138.999.996 jiwa dan perempuan sebanyak 136.361.271 jiwa tersebar di 37 provinsi-termasuk 3 DOB di Papua, dan 514 kab/kota serta 7.266 kecamatan.

"Jumlah penduduk per kecamatan akan digunakan untuk menentukan daerah pemilihan. Sedangkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) yang akan dijadikan sebagai basis data dasar data pemilih akan kami serahkan bulan Desember 2022," kata Wamen John.

Sementara itu, Dirjen Protkon Kemenlu Andy Rachmianto dalam rilis yang sama menjelaskan menjelaskan, berdasarkan hasil penelusuran dari 130 perwakilan RI, data WNI di luar negeri hingga tanggal 12 Oktober 2022 berjumlah 2.307.497 orang. Ada catatan khusus tentang KBRI Pyongyang yang nonaktif sejak 2021.

Baca Juga: Kemendagri Ingatkan Keamanan Data Pendukung dari Pencalonan Calon Perseorangan 

Baca Juga: NasDem Minta Pendataan Non ASN Akuntabel dan Transparan 

"Untuk Pyongyang, pendataan akan dilakukan dari pusat. Juga KBRI di Sana'a untuk sementara sejak Juli 2019 nonaktif dan ditangani kegiatannya oleh KBRI di Muscat," ungkap Andy.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww