Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Jika Sampai Prabowo dan Ganjar Jadi Tandem di Pilpres 2024, Riwayat Anies Tamat

Jika Sampai Prabowo dan Ganjar Jadi Tandem di Pilpres 2024, Riwayat Anies Tamat
Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Istimewa)
Kamis, 10 November 2022 13:47 WIB

JAKARTA - Hasil survei yang dilakukan Lembaga IndoStrategi Research and Consulting mengungkap fakta mengejutkan mengenai simulasi pasangan calon presiden atau capres 2024. Survei ini turut menandingkan sejumlah tokoh politik yang berpotensial maju.

Nama-nama yang dihadirkan dalam survei ini adalah mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.

Dalam survei, terungkap jika nasib Anies dalam bahaya jika sampai Prabowo dan Ganjar menjadi pasangan di Pemilu 2024. Simulasi pasangan Prabowo dan Ganjar tersebut rupanya meraih suara yang sangat tinggi, mencapai 60,3 persen responden.

Adapun survei ini diikuti oleh 1.230 responden dengan kriteria warga negara Indonesia di atas 17 tahun atau yang memiliki KTP. Sementara untuk proses pengambilan data menggunakan metode multistage random sampling. Survei ini dilakukan pada 27 Oktober sampai 5 November 2022.

Hasil survei yang menempatkan tingginya elektabilitas Prabowo dan Ganjar jika dipasangkan dikomentari oleh pengamat politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Sukri Tamma. Ia mengaku tak heran melihat hasil survei itu.

"Hasil survei memang kan sebagai aktor masing-masing kan 2 ini berada di atas. Ganjar dan Prabowo itu bersaing dengan pak Anies. Tiga nama itu yang sekarang sedang bersaing," jelas Sukri pada Rabu (10/11/2022).

Sukri juga tidak heran melihat simulasi Prabowo dengan Ganjar yang pasti akan meraup dukungan yang cukup tinggi. Meski demikian, memasangkan Prabowo-Ganjar tentu cukup sulit dilakukan jika partai keduanya tidak kompak.

"Namun, permasalahannya apakah hasil survei tersebut akan dijadikan oleh masing-masing partai (Partai Gerindra dan PDIP) yang berkepentingan untuk mendorong keduanya," kata Sukri.

"Apakah aktor-aktor yang mau didorong ini juga berkenan untuk berpasangan. Karena Pak Ganjar misalnya kan sedikit di atas, siapa tahu pak Ganjar merasa posisinya tidak wakil tapi Presiden. Misalnya," lanjutnya.

Terlepas dari itu, Sukri mengatakan pada akhirnya hal tersebut menjadi tugas partai yang bakal hitung-hitungan. Nantinya akan terlihat bagaimana otak-atik setiap partai politik terkait tokoh yang didukung mereka. "Tapi pada prinsipnya, salah satu hitungan Parpol nantinya siapa yang akan didukung dan bagaimana komposisinya," tandasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww