Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
20 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
14 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
14 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
14 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
13 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Vokalis Band Hijau Daun Dide Irawan Jadi Jubir Milenial PKB

Vokalis Band Hijau Daun Dide Irawan Jadi Jubir Milenial PKB
PKB menunjuk enam juru bicara (jubir) milenial untuk menghadapi Pemilu 2024. (Foto: Detik.com)
Sabtu, 12 November 2022 18:14 WIB

JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menunjuk enam juru bicara (jubir) milenial untuk menghadapi Pemilu 2024. Ketua DPP PKB Ahmad Iman menjelaskan, penunjukan jubir muda untuk mendongkrak tingkat partisipasi pemilih muda yang masih sangat rendah.

"Kita me-launching jubir milenial itu bukan sekadar gaya-gayaan. Satu, bahwa pemilih pada Pemilu 2024 itu mayoritas anak muda, di atas 50 persen, mayoritas anak muda, sementara partisipasi politik anak muda di kancah politik itu kecil sekali," kata Iman di Kantor DPP PKB, Jakarta, Sabtu (12/11/2022).

Salah satu juru bicara muda yang ditunjuk PKB yakni vokalis band Hijau Daun, Dide Irawan. Iman mengatakan, Dide dipilih karena sikap kritisnya. Dide juga memiliki perhatian pada isu-isu politik dan ekonomi, serta mempunyai pemahaman yang sama dengan PKB. "Kita punya kesepahaman, dia akan terlibat di PKB, bantu PKB, dan siap jadi jubir PKB dari kalangan musisi," ucap Iman.

Dia pun mengungkapkan, Dide juga berencana maju sebagai calon anggota legislatif dari PKB pada Pemilu 2024. Hal itu menunjukan, bahwa partai di bawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin terbuka bagi kalangan muda.

"Otomatis kalau dia nyaleg ya, apalagi dia mau nyaleg di Lampung apa Jakarta. Itu bukti bahwa PKB terbuka dari kalangan, musisi, seniman, pengusaha, termasuk ya biasa-biasa kita terima," tegasnya.

Selain Dide, lima juru bicara muda lainnya adalah Nabilla Hillary yang berlatar belakang sebagai pegiat kesenian, Dira Martamin (pegawai swasta), Nada Fuady (mahasiswi kedokteran), Mikhael Sinaga (pengusaha), dan Didiet M Fitrah (pegawai swasta).

Menurut Iman, generasi muda adalah "motor" penggerak perubahan, sehingga PKB mendorong keterlibatan dalam politik. Politikus PKB yang juga anggota DPR RI Ratna Juwita Sari mengatakan, penunjukan jubir muda PKB merupakan respons terhadap kegelisahan anak muda yang semakin apatis terhadap politik. "Padahal kita tidak bisa menafikan apapun keputusan krusial di Indonesia masih melalui proses politik sehingga PKB harus merepresentasikan milenial," ucap Ratna.

Menurut dia, Indonesia memiliki bonus demografi sehingga keberadaan jubir muda merupakan langkah PKB mendekatkan diri dengan kebutuhan kaum milenial.

Sebelumnya, koalisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerindra deklarasi koalisi hari ini, Sabtu (13/8/2022) di Sentul Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat. Kedua partai akan menandatangani piagam deklarasi koalisi menyongsong Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan Ketua Umum (Ketum) kedua partai, yakni Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) dipastikan hadir saat deklarasi. "Pak Prabowo dan Gus Muhaimin akan hadir sekaligus menyampaikan pidato di acara deklarasi pagi hari ini,” kata Jazilul dalam keterangannya, Sabtu (13/8/2022).

Jazilul memastikan bahwa deklarasi di Sentul hari ini sebatas deklarasi koalisi kedua partai menuju Pilpres 2024. Sementara soal nama calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) baru akan dideklarasikan pada kesempatan berikutnya.

Jazilul menyatakan PKB-Gerindra tidak tergesa-gesa, mengingat gelaran Pilpres 2024 masih lama. Namun, menurut Jazilul capres dan cawapres PKB-Gerindra tak akan keluar dari dua nama Ketum Parpol itu.

”Kita tidak tergesa-gesa. Masih ada waktu 1,5 tahun. Partai lain juga belum ada yang mengumumkan calonnya. Yang jelas kalau calon dari PKB dan Gerindra tidak akan keluar dari dua nama itu, Gus Muhaimin dan Pak Prabowo,” kata dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww