Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
24 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII/2022

Rainer Reinaldy Ferdiansyah, Dapat Pelajaran Berharga

Rainer Reinaldy Ferdiansyah, Dapat Pelajaran Berharga
Rainer Reinaldy Ferdiansyah. (Dok: PB WI)
Rabu, 23 November 2022 20:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Rainer Reinaldy Ferdiansyah masuk dalam daftar skuad Tim Nasional (Timnas) Wushu Junior Indonesia khusus nomor Taolu. Ray, panggilan akrabnya, akan turun membela Merah Putih pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII yang akan digelar di ICE Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten, 5-11 Desember 2022.

Bagi Ray, kepercayaan yang diberikan Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) pimpinan Airlangga Hartarto harus dijawab dengan prestasi. Makanya, atlet asal Sasana Xiao Yao Surabaya, Jawa Timur ini selalu fokus dalam menjalankan program latihan yang disiapkan pelatih asal China,  Zhang Yong Sheng didampingi David Hermawan dan Probo Muljono.

"Saya harus fokus dalam menjalankan program latihan agar bisa tampil lebih sempurna lagi saat turun di kejuaraan dunia nanti. Banyak pelajaran berharga yang didapat sejak mulai pelatnas hingga menuju persiapan," kata Ray yang lahir di Sidoarjo, Jawa Timur, 27 Mei 2005.

Pelajar SMK Kristen Petra Surabaya mengaku semula tertarik dengan olahraga wushu karena ingin punya ilmu beladiri. Namun, dia semakin mencintainya setelah mendalami wushu yang sangat sarat dengan seni.

Lantas apa target pada penampilan perdana di kejuaraan dunia?, Ray menjawab,"Saya akan mencoba memberikan yang terbaik untuk mengharumkan nama Indonesia."    
Ray merupakan peraih medali emas nomor TajijiJian dan perak Taijiquan putra pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu 2022. Dia juga tercatat sebagai peraih medali emas di kedua nomor tersebut pada Sirkuit Wushu Final Stage 2021 dan peraih medali emas Taijijian dan perunggu Taijiquan pada Kejurnas Wushu 2019. ***

wwwwww