Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
10 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
23 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
22 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
4
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
24 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
20 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Home  /  Berita  /  Olympic

Tim Ladies Mobile Legends Juara ULDS 2022 Pilih Esports dari Kantoran

Tim Ladies Mobile Legends Juara ULDS 2022 Pilih Esports dari Kantoran
Tim ladies Mobile Legends juara UniPin Ladies Development Series 2022, Nigma Galaxy, menyampaikan lebih pilih esports daripada kerja kantoran. Kira-kira kenapa? (Foto: Nigma Galaxy)
Kamis, 01 Desember 2022 17:57 WIB

JAKARTA - Industri game khususnya esports, memang tengah menjamur di berbagai negara khususnya Indonesia. Jadi tak sedikit dari anak-anak muda, lebih pilih berkarir di ekosistem ini dibandingkan kerja kantoran.

Hal tersebut pun sempat ditanyakan, kepada sang juara UniPin Ladies Development Series 2022, Nigma Galaxy. Seperti yang diketahui, bahwa para roster mereka sebelumnya sudah sempat tergabung di beberapa tim esports, hingga akhirnya menjadi satu kesatuan.

Ditanya mengapa tetap memilih berkarir di industri ini daripada kerja kantoran, mereka menyatakan ingin 'try hard'. Para pemain mengungkapkan, kalau hal ini sudah menjadi passion, sehingga sayang bila harus memulai sesuatu yang baru lagi dari awal.

"Karena sebelum masuk esports pun tujuannya udah 1 pastinya all in ke industri ini, jadi memang udah harus tau risiko terjun di industri ini apa dan gimana," kata mereka.

Nigma Galaxy menyatakan, kalau sebenarnya di esports juga sebenarnya serupa dengan profesi di luar sana. Lanjut, tim ladies Mobile Legends ini, menjelaskan juga ada proses belajar di dalamnya, termasuk mencapai target, team work, individual skill, komunikasi, jam kerja, atau tekanan seperti orang kerja kantoran. "Tapi di sini lebih fleksibel dari segi komunikasinya, dari management ke player itu komunikasinya fleksibel dan itu nilai plusnya esports," ungkap Nigma Galaxy.

Bahkan mereka membeberkan jam latihannya hingga delapan jam seperti orang kantoran, ditambah ada latihan mandiri. Menurut pemaparannya, biasanya para pemain bangun jam 10 pagi, dan kemudian satu jam setelahnya kumpul untuk makan atau sekedar bersenda gurau.

"Lalu pemanasan ranked sampai jam 1 , jam 2 scrim 4 game, lalu jam 4 scrim 4 game, lanjut lg jam 7 4 game, lalu sepanjang scrim kalo ada evaluasi pasti di evaluasi langsung, dan setelah selesai 4 game di jam 7 itu, bisa selesai kira-kira jam 9/10," pungkas para pemain.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Non Olympic, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww