Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
11 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
23 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
23 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
21 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Din Syamsuddin Bantah Isu Anies Ngemis Jadi Pembicara di Muktamar Muhammadiyah

Din Syamsuddin Bantah Isu Anies Ngemis Jadi Pembicara di Muktamar Muhammadiyah
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin. (Foto: istimewa)
Kamis, 01 Desember 2022 18:29 WIB

JAKARTA - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menepis isu yang sempat beredar di media sosial yang menyebut mantan Gubernur DKI Anies Baswedan ngemis-ngemis untuk menjadi pembicara di Muktamar Muhammadiyah di Solo. Din menyatakan Muktamar Muhammadiyah tidak mengundang pembicara dari eksternal.

"Sebagai kegiatan internal dalam suasana pasca-COVID, Muktamar ke-48 Muhammadiyah & Aisyiah di Solo tidak mengundang pembicara dari luar PP Muhammadiyah, kecuali Presiden dan Wakil Presiden masing-masing pada Pembukaan dan Penutupan Muktamar. Agenda Muktamar memfokuskan pembahasan dan pengambilan keputusan tentang masalah-masalah strategis keorganisasian yg sudah banyak dibicarakan sebelum Muktamar," kata Din, yang juga Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Labu, seperti dalam keterangan tertulis, Kamis (1/12/2022).

Din menjelaskan peserta/anggota Muktamar Muhammadiyah bersifat terbatas sebagaimana diatur dalam AD/ART. Bahkan Din, yang merupakan Ketua Umum PP Muhammadiyah, tidak hadir di arena muktamar karena tak termasuk peserta/anggota muktamar.

"Anggota Persyarikatan Muhammadiyah seperti saya (Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Labu) atau Dr. Anies Baswedan (yang menjadi Penasihat Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Labu) sangat berbahagia menjadi penggembira Muktamar baik dari jarak dekat maupun jarak jauh," jelas Din.

Din menyebut Anies sebagai sosok intelektual yang dicintai warga Muhammadiyah. Selain itu, kata Din, kakek Anies juga merupakan tokoh Muhammadiyah. "Saya menyaksikan bahwa Dr Anies Baswedan, yang kakeknya Almarhum AR Baswedan adalah tokoh Muhammadiyah, sangat dicintai oleh warga Muhammadiyah sebagai tokoh intelektual muda Indonesia yang berintegritas, mumpuni, dan berakhlak mulia," ujar Anies.

Atas narasi fitnah yang beredar, Din mengajak semua pihak menjaga keadaban dalam berkomunikasi publik. Din mengingatkan fitnah dilarang oleh agama.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww