Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
10 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Merasa Disingkirkan dari Pemilu 2024, Amin Rais Minta KPU Diaudit hingga Ditindak DKPP

Merasa Disingkirkan dari Pemilu 2024, Amin Rais Minta KPU Diaudit hingga Ditindak DKPP
Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, dalam jumpa pers di Kantor DPP Partai Ummat, di Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (13/12/2022).
Selasa, 13 Desember 2022 17:18 WIB

JAKARTA - Partai Ummat menyampaikan tuntutan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dilakukan audit hingga diperiksa oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Hal tersebut disampaikan Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, dalam jumpa pers di Kantor DPP Partai Ummat, di Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (13/12/2022).

Amien menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan dari sumber A1 mengenai ketidaklolosan parpol yang didirikannya pada tahapan verfak. "Beberapa media mainstream yang mensinyalir adanya manipulasi oleh KPU untuk meloloskan parpol-parpol tertentu atas kekuatan politik yang besar," ujar Amien.

Sebagai akibat dari adanya dugaan manipulasi poses verfak oleh KPU RI, Amin menilai Partai Ummat satu-satunya parpol yang disingkarkan sebagai peserta Pemilu Serentak 2024. "Sehingga Partai Ummat tidak bisa mengikuti Pemilu 2024," sambungnya.

Oleh karena itu, dirinya memastikan Partai Ummat mengajukan 3 tuntutan. Di mana yang pertama menuntut agar seluruh hasil verifikasi yang telah dilakukan oleh KPU terhadap parpol baru dan parlemen segera diaudit oleh tim independen. "Kedua, menuntut hasil verifikasi administrasi terhadap partai parlemen untuk juga diaudit secara independen dan dibuka seluas-luasnya kepada publik," katanya.

Selain itu, mantan Ketua MPR RI ini juga menuntut DKPP agar segera memeriksa seluruh jajaran KPU Pusat hingga KPU Daerah terkait adanya dugaan kuat intervensi proses verfak yang berjalan mulai Oktober hingga awalDesember 2022 ini. "Dan segera memberhentikan oknum-oknum yang melakukan pelanggaran. Kami akan melayangkan surat ke DKPP untuk tuntutan," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww