Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
15 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
10 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
20 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
9 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Ada Kekosongan Hukum Terkait Kampanye Parpol Peserta Pemilu

Ada Kekosongan Hukum Terkait Kampanye Parpol Peserta Pemilu
Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda dalam suatu acara virtual, Rabu, 21 Desember 2022. (foto: ist./bawaslu)
Kamis, 22 Desember 2022 06:55 WIB
JAKARTA - Anggota Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Herwyn JH Malonda berpandangan KPU perlu membuat pengaturan yang jelas mengenai batas aktivitas sosialisasi parpol yang diperbolehkan. Demikian siaran resmi yang dibaca di Jakarta, Kamis (22/12/2022).

"Masih adanya kekosongan hukum yang mengatur Parpol dalam kampanye di luar jadwal," kata Herwyn sebagaimana dikutip GoNEWS.co.

Baca Juga: Soal Hacker Bjorka, DPR: Bawaslu Wajib Antisipasi & Jaga Keamanan Data Pemilu 2024 

Baca Juga: Presiden Lantik Anggota KPU-Bawaslu Periode 2022 - 2027 

Kekosongan dimaksud, terkait dengan; Pertama, apakah parpol pascapenetapan KPU sebagai peserta Pemilu 2024 dapat melakukan sosialisasi? Kedua, bagaimana pemaknaan kampanye di luar jadwal?

Doktor Ilmu Lingkungan dari Universitas Brawijaya ini menyatakan berdasakan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024 diatur masa kampanye selama 75 hari dimulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.

Baca Juga: IPR: Kampanye Medsos Golkar Mesti Masif dan Sistematis 

Baca Juga: Masa Kampanye Pemilu 2024 Pendek, Partai Buruh Keberatan

"Pekerjaan rumah kita untuk menahan diri dalam melakukan kampanye," jelas dia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww