Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
17 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
18 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
18 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
23 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
23 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
17 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Home  /  Berita  /  Kriminal

Riuh Pemilu Proporsional Tertutup, DPR: Bukan Statement Liar dari KPU tetapi Warning

Riuh Pemilu Proporsional Tertutup, DPR: Bukan Statement Liar dari KPU tetapi Warning
Wakil Ketua DPR RI/Ketua DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dalam suatu kesempatan di Gedung DPR RI, Jakarta. (foto: ist./dok.dpr)
Rabu, 04 Januari 2023 12:52 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Sufmi Dasco Ahmad dalam siaran resmi parlemen yang dibaca, Rabu (4/1/2022), turut bersuara mengenai sistem proporsional tertutup Pemilu 2024 yang belakangan menjadi perbincangan politik pasca pernyataan KPU RI.

"Sudah ada gugatan atau JR (judicial review UU Pemilu, red) di MK. Kan, ada kemungkinan MK memutuskan. Jadi, itu bukanlah statement liar dari KPU tetapi itu warning," kata Dasco sebagaimana dikutip GoNEWS.co.

Baca Juga: Riuh Perubahan ke Proporsional Tertutup, Siapa yang Mulai? 

Baca Juga: Revisi UU Pemilu: 'Threshold' Naik Sebabkan Disproporsionalitas 

Dasco yang juga Ketua DPP Gerindra itu menyatakan bahwa partainya berpandangan, Pemilu dengan sistem proporsional tertutup akan menyulitkan bagi partai pendatang baru. Pada prinsipnya Gerindra mengedepankan asas keadilan dan pemerataan.

"Namun apa pun itu kami akan ikut ketentuan dari MK apabila sudah diputuskan," tandas Dasco.

Baca Juga: DPR Dorong Pemberitaan Lebih Cepat dan Akurat 

Baca Juga: Belain Rossa yang Disita Honornya, Dasco: Tidak Bisa Dong 

Sebelumnya, Ketua KPU Hasyim Asy'ari mengungkapkan adanya kemungkinan Pemilu 2024 berlangsung dengan sistem proporsional tertutup lantaran ada gugatan UU Pemilu di MK.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww