Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
21 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
21 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
22 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
21 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Sepakbola
23 jam yang lalu
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Tinggalkan Gerindra, Sandiaga Uno Disebut Beri Jalan untuk Sufmi Dasco

Tinggalkan Gerindra, Sandiaga Uno Disebut Beri Jalan untuk Sufmi Dasco
Sandiaga Uno saat makan bersama Ahmad Sufmi Dasco. (Foto: Istimewa)
Rabu, 04 Januari 2023 17:06 WIB

JAKARTA - Pengamat Politik Rocky Gerung menyoroti bagaimana Sandiaga Uno dikabarkan akan segera meninggalkan Partai Gerindra.

Menteri dalam kabinet Joko Widodo itu dicurigai akan bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan guna ikut Pilpres 2024.

Beberapa hal disoroti Rocky, salah satunya bagaimana Sufmi akan diuntungkan dengan hengkangnya Sandiaga. "Dengan sosok Sufmi Dasco berbicara jika Sandiaga Uno akan pindah ke PPP, sebenarnya menjadi jalan mulus bagi dia untuk menjadi nomor 2 di partai Gerindra," ujar Rocky Gerung.

"Saat Sandiaga Uno pindah, tidak menjadi pesaingnya Dasco di Gerindra," katanya.

Secara pragmatis, Sandiaga Uno jika mau maju Pilpres 2024, membutuhkan partai dengan posisi strategis. "Jika kepindahan belum tentu mendapatkan posisi ketua umum PPP. Sandiaga secara pragmatis, butuh partai, yang mungkin secara syarat tidak mencukupi, namun punya masa depan menghantarkan Sandiaga Uno sebagai ketua umum partai," terang ia.

"Karena itu, sebaiknya bikin kongres luar biasa PPP. Dengan cara itu,, Sandiaga Uno lebih lega pamit pada Prabowo Subianto. PPP secara real, melalui munas luar biasa, menempatkan Sandiaga Uno sebagai ketum," sambung Rocky.

Keharusan syarat presiden harus 20 persen, dipastikan Rocky Gerung akan terus menjadi khawatiran pemain politik yang punya hasrat capres. "Semua pemain politik sakit jiwa, dengan syarat begitu (presidential threshold). Karena itu, harus 0 persen," celetuk Rocky.

Dia pun mengakhiri komentarnya dengan mengirimkan salam hangat pada politikus Gerindra tersebut. "Salam buat Sandi, salam buat Prabowo," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww