Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
21 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
22 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Olympic

Kedelai Tembus Rp14.000 per Kg, Ini yang Bakal Dilakukan Kemendag

Kedelai Tembus Rp14.000 per Kg, Ini yang Bakal Dilakukan Kemendag
Ilustrasi Kedelai. (Foto:Istimewa)
Sabtu, 07 Januari 2023 17:19 WIB
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) bakal melakukan intervensi khusus untuk menurunkan harga kedelai di pasaran. Ini dilakukan lantaran harga kedelai di pasaran masih tinggi.

"Seperti yang kita tahu, harga kedelai di pasaran masih tinggi sekali, meski pemerintah sudah menugaskan Bulog untuk impor. Ini jadi salah satu perhatian kita juga," kata Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan saat meninjau Pasar Pasir Gintung di Bandarlampung, dikutip dari Antara, Sabtu (7/1/2022).

Dia menuturkan, karena harga kedelai di pasaran masih tinggi, maka akan dilakukan intervensi khusus pada pekan depan.

"Untuk itu akan ada rapat lagi minggu depan, nanti akan ditelusuri kenapa harganya tidak turun serta kalau ada kesulitan akan kita datangi langsung dan tanya kesulitan di mana," ujarnya.

Menurut Mendag, harga kedelai di pasaran saat ini sekitar Rp13.000 hingga Rp14.000 per kilogram (kg).

"Kalau proses impor kedelai Bulog terlaksana dengan baik harga jual bisa hanya Rp11.000 per kilogram dari harga sekarang yang mencapai Rp13.000 per kilogram," ujarnya.

Dia pun berharap upaya pemerintah tersebut dapat segera menurunkan harga kedelai di pasaran. Selain itu, juga mempermudah perajin tempe tahu untuk berusaha.

Sementara seorang pedagang tahu di Pasar Pasir Gintung, Wasni mengatakan bahwa harga kedelai jika beli di Pusat Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Puskopti) sekitar Rp11.000 hingga Rp12.000 per kg. Namun jika membeli di luar Puskopti, harganya jauh lebih tinggi.

"Harapannya harga kedelai bisa turun karena masyarakat ini kalau tidak sanggup beli ayam, telur, daging, ikan, mereka mengandalkan tahu tempe. Tapi kalau kedelainya mahal tahu tempe harganya naik masyarakat kesulitan juga akhirnya," tuturnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Ekonomi, Voli, Metropolitan, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww