Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
21 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
21 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Haji Haryanto Tega Pecat Anak Sendiri dari Manajemen PO Haryanto, Kenapa?

Haji Haryanto Tega Pecat Anak Sendiri dari Manajemen PO Haryanto, Kenapa?
Pemilik PO Haryanto, Haji Haryanto. (Foto: detikcom)
Sabtu, 07 Januari 2023 17:29 WIB
JAKARTA - Pemilik PO Haryanto, Haji Haryanto, memecat anaknya sendiri, Rian Mahendra, dari jabatan sebagai Direktur Operasional. Rian sudah bekerja selama 19 tahun di PO yang berlokasi di Kudus, Jawa Tengah, tersebut. Kenapa Haji Haryanto tegas dan 'tega' mengambil keputusan itu?

"Saya berprinsip bagaimana Rasulullah ngendikan (berkata). Andaikata Fatimah binti Muhammad mencuri, tetap akan aku potong tangannya. Itu kan menandakan bahwa kita harus tegas. Jangan sampai nanti kita ini kejerumus dalam kehancuran gara-gara anak yang nggak benar," kata Haji Haryanto dilansir GoNews.co dari detikOto, Sabtu (7/1/2023).

"Berikanlah saya keselamatan untuk orang-orang yang benar, orang-orang pengikutku. Siapa saja, anakku yang benar selamatkan, yang nggak benar kasih hidayah," tambah Haji Haryanto.

Diberitakan sebelumnya, Rian tak lagi dipekerjakan di PO Haryanto sejak bulan Juli 2022 lalu. Rian mengatakan dirinya dipecat tanpa persidangan. Selain itu, surat pemecatan dirinya juga disebarkan secara luas.

"(Praktis dari bulan Juli sampai sekarang) nganggur. Empat bulan terpuruk, gimana nggak terpuruk mas. Bayangin, lu kerja sama orang 19 tahun, ketika merasa ada masalah, nggak ada persidangan, nggak ada apa-apa tiba-tiba surat pemecatan beredar," bilang Rian ditemui di Solo, Kamis (5/1/2023).

"Ya kan gua mau jadi berjuang, mau fighting, mau membela diri jadi males. Ngapain gua harus membela diri, atau nunjukin bukti-bukti atas tuduhan-tuduhan dia yang gua anggap nggak objektif. Karena nggak ada persidangan buat saya," tambahnya.

Saat ditemui, Haji Haryanto di garasi PO Haryanto di Kudus, Jawa Tengah mengatakan, pemecatan Rian tak lepas dari kesalahan yang dilakukan.

"Kemarin itu Mas Rian fatal, mas. Waktu minggat itu dia fatal. Di main bitcoin dia menjanjikan komisi 20% kepada orang-orang yang dipinjamkan uang. Saat itu, berapa hari, Rian nggak bisa memenuhi janjinya. Padahal dia hutangnya miliaran. Kabur dia. Nah setelah kabur, orang-orang kan nyari dia. Yang dicari saya, saya rembukan, bagaimanapun kan namanya anak ya. Barangkali dia bisa berubah jadi orang baik," kata Haji Haryanto.

"Saya karena menjaga nama (PO) Haryanto yang sudah cukup besar, saya bayar itu (hutang) miliaran. Saya bayar, dia minta maaf sama saya, saya maafin, udah kamu yang baik, kamu kerja. Saya beliin Mercy harganya hampir Rp 2 miliar, saya (bilang) tolong urus anak kamu yang bagus," tambahnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Ekonomi, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww