Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
20 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
19 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
21 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Dipecat Bapaknya, Rian Mahendra Ternyata Kabur dan Punya Utang Miliaran untuk Investasi Bitcoin

Dipecat Bapaknya, Rian Mahendra Ternyata Kabur dan Punya Utang Miliaran untuk Investasi Bitcoin
Rian Mahendra mantan manajer PO Haryanto. (Foto: detikcom)
Sabtu, 07 Januari 2023 17:36 WIB
JAKARTA - Haji Haryanto akhirnya buka-bukaan soal alasan dirinya memecat Rian Mahendra dari perusahaan otobus atau PO Haryanto.

Menurut Haji Haryanto, anak kandungnya itu sering membuat kesalahan fatal yang merugikan keluarga. Salah satunya main bitcoin hingga terjerat utang miliaran rupiah.

Dilansir dari Detikcom, Haji Haryanto bercerita, tentang Rian Mahendra yang terlalu senang menghambur-hamburkan uang untuk bermain bitcoin.

Menurut pengakuan Haji Haryanto, anak kandungnya itu menjanjikan komisi 20 persen kepada orang-orang yang meminjamkan uang. Namun, lantaran tak bisa memenuhi janji tersebut, Rian akhirnya kabur hingga dicari-cari banyak orang.

"Di main bitcoin dia menjanjikan komisi 20% kepada orang-orang yang dipinjamkan uang. Saat itu, berapa hari, Rian nggak bisa memenuhi janjinya. Padahal dia utangnya miliaran. Kabur dia. Nah setelah kabur, orang-orang kan nyari dia. Yang dicari saya, saya rembukan, bagaimana pun kan namanya anak ya. Barangkali dia bisa berubah jadi orang baik," ujar Haji Haryanto, Sabtu (7/1/2023).

Sebagai orang tua yang mengaku sayang anak, Haji Haryanto akhirnya melunasi utang Rian yang miliaran rupiah tersebut. Selain itu, menurut Haji Haryanto, Rian juga telah meminta maaf.

"Dia ninggalin utang miliaran terus kabur, diserbulah ke sini (rumah). Sampai ada yang dipinjam ATM dan kartu kreditnya, wah! Saya karena ingin menjaga PO Haryanto yang sudah cukup besar, saya bayar itu utang miliaran. Saya bayar, dia minta maaf saya maafin. Udah kami yang baik, kamu kerja," tuturnya.

Haji Haryanto menegaskan, kenyataan tersebut membuktikan betapa sayangnya dia kepada Rian sebagai anak. Sebab, jika Haji Haryanto mendiamkan Rian dan tak membayar utangnya akibat bitcoin, Rian bisa saja ditangkap polisi atas tuduhan penipuan.

"Bagaimana orang tua nggak sayang sama anak? Kalau saya enggak sayang, nggak mungkin saya bayarin utang dia, dipenjara dia karena penipuan. Ibaratnya kan fiktif," kata Haji Haryanto.

Setelah memaafkan Rian dan membayar utang-utang baruan, Haji Haryanto kemudian membelikan Rian mobil Mercedes-Benz seharga miliaran rupiah. Haji Haryanto berpesan agar Rian bisa bekerja dan mengurus keluarga dengan baik. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Ekonomi, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww