Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
6 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
3
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
7 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
4
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
Home  /  Berita  /  Olympic

Ogah Maju Lagi di Pilpres 2024, Ma'ruf Amin: Saya Sudah Tua

Ogah Maju Lagi di Pilpres 2024, Maruf Amin: Saya Sudah Tua
Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin memberikan keterangan kepada media usai menghadiri Ijtima Ulama Nusantara di Hotel Millennium, Jakarta Pusat, Jumat (13/1/2023). (FOTO/MPI)
Jum'at, 13 Januari 2023 19:02 WIB

JAKARTA - Wakil Presiden Maruf Amin tegas tidak bakal maju di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024. Ia memberikan kesempatan bagi tokoh politik lainnya yang lebih muda untuk mencobanya.

"Saya sudah tua, umur sudah masuk hampir 80. Bulan Maret 80 (tahun)," kata Ma'ruf usai menghadiri acara Ijtima Ulama Nusantara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta, Jumat (13/1/2023).

Faktor umur menjadi salah satu penyebab mengapa dirinya enggan mencoba kembali bertarung di pemilihan presiden dan wakil presiden. "Saya ini sudah cukup tua lah. Harus sudah memberikan kesempatan kepada yang lebih muda," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ma'ruf sempat ditanya perihal sosok capres dan cawapres pilihannya pada Pilpres 2024. Menurutnya, capres dan cawapres yang akan bertarung nanti sesuai dengan keputusan partai politik maupun koalisi.

Ia meyakini siapapun capres dan cawapres yang diusung, merupakan sosok yang mampu mendapatkan perhatian publik. "Capres itu kewenangan di parpol. Oleh karena itu, saya sesuai aturan main saja, nanti partai pilih seperti apa, yang penting sesuai aturan main."***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww