Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
13 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
15 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
11 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
8 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
8 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
7 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Home  /  Berita  /  PON

2023, Pemkab Batang Targetkan PAD Capai Rp300 Miliar

2023, Pemkab Batang Targetkan PAD Capai Rp300 Miliar
Ilustrasi PAD Batang. (Foto: GoNews.co)
Senin, 06 Februari 2023 22:08 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

BATANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menargetkan perolehan pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2023 naik 5 persen yakni sebesar Rp300 miliar dibanding tahun sebelumnya yang hanya sekitar Rp281,6 miliar.

"Ya, ada kenaikan sekitar 5 persen dari pencapaian target tahun sebelumnya sebesar Rp281,6 miliar. Semoga target PAD 2023 bisa tercapai," ujar Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Batang Sri Purwaningsih, di Batang, Senin (06/2/2023).

Menurut Sri Purwaningsih, pihaknya yakin, target tersebut akan terealisasi. Pasalnya, PAD tahun sebelumnya mampu melampaui target yang ditetapkan yaitu mencapai Rp300,9 miliar.

Saat ini, kata dia, pihaknya berusaha menggali beberapa potensi baru yang dapat memberikan sumbangan pajak daerah. Sri Purwaningsih mengatakan potensi-potensi baru yang akan digali untuk menambah pendapatan pajak tersebut, di antaranya peralihan tanah kosong menjadi pemanfaatan baru. "Misalnya lahan kosong menjadi lokasi peternakan, perumahan maupun industri," katanya pula.

Dia menambahkan, untuk pajak restoran, saat ini pihaknya baru mempunyai 102 perangkat atau alat yang digunakan untuk merekam transaksi (tapping box).

"Akan tetapi, pada tahun ini kami belum merencanakan penambahan, karena tapping box merupakan kerja sama dengan perbankan. Kendati demikian, kami tetap akan mendata restoran-restoran baru yang muncul," pungkasnya.***

wwwwww