Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
23 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
16 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
15 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
23 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Olympic

Heboh! Usai Sri Mulyani Bubarkan Blasting Rijder, Banyak Moge Dijual di Marketplace

Heboh! Usai Sri Mulyani Bubarkan Blasting Rijder, Banyak Moge Dijual di Marketplace
Ilustrasi Moge. (Foto: Kompas)
Senin, 27 Februari 2023 21:01 WIB

JAKARTA - Baru-baru ini, platform jual beli online atau marketplace diramaikan dengan kehadiran banyak penjual motor gede (Moge) yang ingin menjual kendaraannya.

Hasil dari pantauan di berbagai aplikasi jual beli online, seperti OLX, banyak penawaran baru moge Harley Davidson yang muncul dalam dua hari terakhir. Moge bekas dijual dengan harga mulai dari Rp 400 juta hingga lebih dari Rp 700 juta per unit.

Ramainya penjualan Moge ini diduga akibat kebijakan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, yang membubarkan klub motor dari lingkungan Dirjen Pajak, Blasting Ridjer.

Sri Mulyani ingin agar seluruh jajarannya di Kementerian Keuangan tidak memperlihatkan kehidupan mewah. Hal ini karena akan menimbulkan citra buruk dan kecurigaan di masyarkat.

"Meminta agar klub BlastingRijder DJP dibubarkan. Hobi dan gaya hidup mengendarai Moge-menimbulkan persepsi negatif masyarakat dan menimbulkan kecurigaan mengenai sumber kekayaan para pegawai DJP," tulis Sri Mulyani dalam akun Instagram resminya @smindrawati, Minggu (26/2/2023).

Kebijakan ini adalah imbas dari kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio (MDS), yang merupakan anak dari pejabat dirjen pajak, Rafael Alun Trisambodo.

Diketahui, MDS kerap memamerkan harta kekayaannya di akun media sosialnya. Adapun yang menjadi polemik adalah Mobil Rubicon yang dikendarai saat akan melakukan penganiayaan, ternyata menggunakan plat nomer palsu dan masih menunggak pajak.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Ekonomi, Voli, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww