Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
9 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
21 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
22 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
20 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
22 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
18 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Home  /  Berita  /  Olympic

Tak Ingin Cuma Dapat Laporan, Wakil Ketua DPRD Batang Terjun Langsung Bantu Penyintas Stunting

Tak Ingin Cuma Dapat Laporan, Wakil Ketua DPRD Batang Terjun Langsung Bantu Penyintas Stunting
Wakil Ketua DPRD Batang Hj. Junaenah bersama Dandim 0736/Batang Letkol Inf Ahmad Alam Budiman. (foto: GoNews.co)
Selasa, 07 Maret 2023 07:46 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

BATANG - Jumlah penyintas atau penderita stunting di Kabupaten Batang, Jawa tengah mencapai 4 ribu anak. Dalam rangka menurunkan angka itu, ratusan anggota Babinsa dari seluruh Koramil dibawah Kodim 0736/Batang, terjun langsung membagikan makanan tambahan hingga ke pelosok-pelosok desa.

Selain anggota Babinsa, turut terjun ke masyarakat, Wakil Ketua DPRD Batang Hj. Junaenah. Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengatakan, dirinya turun langsung bersama jajaran Kodim tak ada tujuan untuk pencitraan, namun semata-mata karena kepedulianya terhadap masyarakat khususnya para penderita stunting.

"Selama ini kan kita hanya mendapat laporan saja. Hari ini, saya sempatkan untuk terjun langsung ke masyarakat, dengan memberikan bingkisan makanan tambahan," ujarnya saat ditemui di lokasi pembagian bantuan, Selasa (07/3/2023).

Sebelum dengan jajaran Kodim, Junaenah juga sudah melakukan kunjungan ke beberapa desa yang terdapat penyintas Stunting. "Ini merupakan kunjungan saya yang kesekian kalinya. Sudah beberapa kali saya mendatangi dan membantu anak-anak yang menderita stunting," urainya.

Masih kata Junaenah, dengan sinergitas TNI-Polri, DPRD dan Forkominda lainnya, Ia yakin angka stunting di wilayah Batang akan segera turun. "Harapanya bukan cuma turun, tapi mudah-mudahan Batang justeru terbebas dari stunting," tegasnya.

Dari pantauan di lapangan, bantuan makanan tambahan yang dibagikan tersebut berupa susu, biskuit, kacang hijau dan lainnya. "Memang bantuan yang kita berikan kelihatannya sedikit, tapi agenda ini akan rutin dilakukan dalam beberapa gelombang, sehingga terjadi penurunan tiap tahunnya," tandasnya.

Untuk dieketahui, setidaknya, ada sekitar Sebanyak 300 personel diterjunkan di masing-masing desa binaannya dalam program Serbuan Stunting. Demikian diungkapkan Dandim 0736/Batang Letkol Inf Ahmad Alam Budiman saat ditemui disalah satu rumah penderita stunting di Kecamatan Batang.

"Semua kita kerahkan untuk menurunkan stunting di wilayah Batang, kebetulan, hari ini juga seluruh personel Babinsa mendapat bantuan sepeda motor dari Menteri Pertahanan, Bapak Prabowo Subianto. Sekaligus mencoba motor baru buat blusukan," katanya Selasa (07/3/2023).

Dalam patroli serbuan stunting itu, kata Dandim, pihaknya membawa paket bantuan untuk diserahkan pada anak penderita stunting di Batang. "Alhamdulillah kebetulan kita mendapat paket bantuan untuk anak penderita stunting. Dan hari ini sudah kita bagikan di masing masing kecamatan. Di mana setiap kecamatan kita alokasikan untuk 20 anak penderita stunting," terangnya.

Dandim berharap, agar kegiatan serbuan stunting ini dapat diikuti oleh seluruh elemen masyarakat, yang bertujuan untuk mengatasi kasus stunting di Batang. "Mari bersama sama, bersatu padu, guyub rukun untuk mengatasi stunting di Batang," tandas Dandim.***

wwwwww