Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
7 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
7 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
11 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Olympic

Batang Berpotensi Diguncang Gempa, BMKG: Kita Temukan Patahan 19 KM di Weleri

Batang Berpotensi Diguncang Gempa, BMKG: Kita Temukan Patahan 19 KM di Weleri
Sejumlah wilayah di Kabupaten Batang rawan gempa bumi. (Foto: Istimewa)
Selasa, 14 Maret 2023 22:02 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

BATANG - Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) berpotensi diguncang gempa bumi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jateng menemukan patahan Weleri sepanjang 19 kilometer.

Berdasarkan peta kegempaan yang dilalui patahan Weleri menjangkau delapan desa di tiga kecamatan, di antaranya Desa Lebo, Krengseng, Sidorejo, Sawangan, Ketanggan, Kedawung, Kuripan, dan Desa Gondang.

"Akan tetapi, potensi gempa pada patahan Weleri ini masih dalam batas rata-rata yang lebih kecil dan pelan jika dibanding sejumlah wilayah lain di Jateng," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Ulul Azmi, Senin kemarin (13/3/2023).

Pihaknya telah melakukan sosialisasi dan edukasi pada para kepala desa agar mereka memberikan pengarahan pada warga saat ada potensi gempa dengan keluar dari ruangan gedung. "Namun demikian, warga tidak perlu khawatir adanya kemungkinan terjadinya gempa itu karena potensi kegempaan rata-rata masih berskala kecil dan pelan," kata Ulul Azmi.

Baca Juga: Masyarakat Diminta Waspada, Kabupaten Batang Berpotensi Bakal Diguncang Gempa

Kepala Stasiun Geofisika Kabupaten Banjarnegara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jateng, Heru Susanto Wibowo mengatakan bahwa berdasar data yang sudah diidentifikasi jumlah patahan di Jawa Tengah ada 13 titik.

"Biasanya yang belum diidentifikasi merupakan patahan lokal yang mempunyai ciri permukaan naik yang cenderung berbukit. Patahan Weleri memang belum identifikasi karena kami harus mengidentifikasi dengan cara ada aktivitas gempa dahulu," katanya.

Dia mengatakan pihaknya sudah memasang alat atau jaringan pemantauan gempa bumi di lokasi Kecamatan Gringsing dan Paninggaran Pekalongan sebagai langkah antisipasi. "Pemasangan alat atau jaringan pantauan gempa ini bertujuan juga untuk pemantauan sesar-sesar yang ada di darat wilayah Jawa Tengah. Potensi terjadinya gempa di patahan Weleri tidak terlalu besar karena tipe patahan naik bukan sejajar," katanya.

Heru Susanto menambahkan patahan Weleri merupakan sumber gempa yang ada di darat dengan kedalaman dangkal 0 sampai 30 kilometer sehingga skala kegempaan bumi masih kecil.***

wwwwww