Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
23 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
16 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
15 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
23 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Non Olympic

NOC Indonesia Berduka atas Kepergian Carolina Rieuwpassa

NOC Indonesia Berduka atas Kepergian Carolina Rieuwpassa
Carolina Riewpassa. (Istimewa)
Kamis, 16 Maret 2023 19:42 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari mengucapkan bela sungkawa atas berpulangnya legenda atletik Carolina Rieuwpassa di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (16/3/2023).

Carolina menghembuskan napas terakhirnya di RS Stella Maris pada usia 74 tahun. Semasa hidupnya, ia mengukirkan prestasi luar biasa, yakni menjadi Olympian atau atlet yang pernah tampil di Olimpiade.

Pelari kelahiran 7 Februari 1949 itu turun mewakili Merah Putih di nomor lari 100 meter dan 200 meter Olimpiade 1972 Munich. Empat tahun kemudian, ia juga kembali berkesempatan melesat di lintasan Montreal’s Olympic Stadium di Olimpiade 1976 Montreal.

Di Asian Games, Carolina yang merupakan atlet berdarah Ambon itu juga pernah meraih medali perunggu untuk nomor 100 meter dan 200 meter di Bangkok 1970. Di level regional, Carolina juga tercatat pernah mengukirkan prestasi dengan merebut keping emas 100 meter dan perak 200 meter di SEA Games 1977 Kuala Lumpur.

"Indonesia kembali berduka atas wafatnya Carolina Rieuwpassa. Kita semua kehilangan anak bangsa terbaik, legenda dan juga Olympian yang telah membanggakan Indonesia di kancah dunia," kata Okto, sapaan akrab Raja Sapta.

Okto menyebut perjuangan Carolina akan selalu di kenang oleh keluarga besar olahraga indonesia. Ia berharap apa yang telah dilakukan Carolina Rieuwpasa untuk olahraga Indonesia bisa dilanjutkan oleh para atlet muda saat ini.

“NOC Indonesia berharap atlet-atlet Indonesia saat ini bisa melanjutkan dan termotivasi atas perjuangan dan capaian prestasi yang pernah diukir oleh legenda atletik kita Carolina, sehingga mereka dapat tampil di Olimpiade dan mengumandangkan Indonesia Raya di seluruh penjuru dunia," ujar Okto. ***

wwwwww