Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
15 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
13 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
17 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
13 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Voli

Terhalang Awan, Hilal Tidak Terlihat di Padang dan Takalar

Terhalang Awan, Hilal Tidak Terlihat di Padang dan Takalar
Kemenag Batang saat melakukan pemantauan hilal, di titik pantau pesisir Pantai Ujungnegoro, Kompleks Makam Syeikh Maulana Maghribi, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Rabu (22/3/2023). (Foto: GoNews.co)
Rabu, 22 Maret 2023 23:46 WIB

JAKARTA - Pemerintah menetapkan awal Ramadan 1444 Hijriah jatuh pada Kamis, 23 Maret 2023 berdasarkan hasil pemantauan di 124 lokasi titik rukyatul hilal di seluruh Indonesia. Namun, di Takalar, Sulawesi Selatan, dan Kota Padang, Sumatera Barat, hilal tidak terlihat karena terhalang awan.

Namun, Tim Rukyatul Hilal Sumbar melakukan peneropongan pada pukul 17.30 WIB dari lantai 4 gedung Dinas Kebudayaan Sumbar di Kota Padang. Rukyatul Hilal ini diselenggarakan atas kerjasama Kanwil Kemenag Sumbar bersama Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang Panjang, Badan Hisab Rukyat Provinsi, dan pimpinan Ormas Islam.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wilayah Sumbar Helmi mengatakan hilal tidak tampak di Kota Padang karena tertutup awan. "Kita sudah sama-sama menyaksikan tadi, untuk kondisi Kota Padang hilal tidak kelihatan. Cuaca khususnya tempat kita melihat hilal saat ini awan cukup tebal. Cuaca kurang bersahabat," ujarnya, Rabu, (22/3/2023).

Lanjutnya, berdasarkan ilmu pengetahuan, hilal itu sesungguhnya sudah bisa kelihatan karena sudah di atas 8 derajat. "Hasil ini nantinya akan kita laporkan ke Kementerian Agama RI untuk dijadikan bahan dalam menentukan awal jatuhnya awal 1 Ramadhan 1443 H," tuturnya.

Rukyatul Hilal atau pengamatan hilal di Pantai Wisata Galesong Takalar terkendala awan tebal. Hingga pukul 18.45 Wita, hilal tidak bisa terlihat. "Tadi kita sudah lihat pengamatannya terhalang awan tebal. Tapi sebelumnya BMKG Makassar sudah menyampaikan bahwa ketinggian hilal sudah mencapai 7 derajat," tutur Kepala Kemenag Sulsel, Khaeroni.

Sementara Koordinator Bidang Observasi dan Pemantauan BMKG Makassar, R Jamroni mengatakan pengamatan pada pukul 18.15 Wita memang terganggu awan tebal. Akibatnya, hilal tidak terlihat jelas. " Ada awan tebal, sehingga hilal tidak tampak," tuturnya

Meski demikian, berdasarkan pengamatan awal, ketinggian bulan sudah 7,33 derajat. "Ini datanya sekitar 7 derajat, ketinggian hilal hari ini atau pengamatan kurang lebih sekitar 30 menit. Kita akan amati lagi mulai terbenam di jam 18.12 sampai 18.42 Wita," ujarnya kepada wartawan.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, DKI Jakarta, Sumatera Barat
wwwwww