Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
22 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
18 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
20 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
16 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
18 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Amali Bantah Tragedi Kanjuruhan Jadi Sebab Piala Dunia U-20 Batal

Amali Bantah Tragedi Kanjuruhan Jadi Sebab Piala Dunia U-20 Batal
Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali. (Foto: istimewa)
Kamis, 30 Maret 2023 17:56 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali membantah anggapan bahwa Piala Dunia U-20 2023 batal lantaran Tragedi Kanjuruhan.

Tragedi Kanjuruhan terjadi pada 1 Oktober di Malang seusai laga Arema FC vs Persebaya. Total 135 orang meninggal dunia akibat tragedi tersebut.

Amali menyatakan bahwa Tragedi Kanjuruhan bukan sebab FIFA mencabut status tuan rumah Indonesia untuk Piala Dunia U-20 2023. "Tidak ada. Kalau karena Kanjuruhan, begitu kejadian, tentu langsung dicabut. Tidak ada hubungan dengan Kanjuruhan," ucap Amali.

Amali yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga juga menekankan bahwa FIFA saat itu bahkan turun tangan langsung membantu Indonesia. "Presiden FIFA datang menyatakan duka cita, menyatakan ikut prihatin dan membantu kita untuk transformasi. Ada tim yang datang dari FIFA untuk transformasi," kata Amali.

FIFA memutuskan mencabut status tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 dari tangan Indonesia. Dalam pernyataannya, FIFA menyebut 'situasi terkini' jadi alasan pembatalan tersebut.

Dalam beberapa hari sebelumnya, sejumlah pihak menyatakan penolakan terhadap kehadiran Israel di Indonesia, termasuk I Wayan Koster dan Ganjar Pranowo.

PSSI lalu memberikan kabar bahwa FIFA membatalkan acara drawing yang rencananya digelar pada 31 Maret. Tak lama kemudian, FIFA memutuskan mencabut status tuan rumah dari tangan Indonesia.***

wwwwww