Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
16 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
19 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
16 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Olympic

DPD RI Ingatkan Antisipasi Penurunan Tanah di Pesisir Batang

DPD RI Ingatkan Antisipasi Penurunan Tanah di Pesisir Batang
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Jawa Tengah Abdul Kholik saat sosialisasi di Aula Kantor Bupati, Kamis (30/3/2023). (Foto; istimewa)
Jum'at, 31 Maret 2023 00:41 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

BATANG - Anggota DPD RI Dapil Jawa Tengah Abdul Kholik meninjau pesisir Kabupaten Batang, Kamis (30/3/2023). Menurutnya, daerah yang berada di sepanjang Pantai Utara (Pantura) mengalami penurunan tanah yang drastis setiap tahunnya.

Penurunan muka tanah pada kabupaten dan kota di Pantura mencapai 5 hingga 30 cm setiap tahunnya. Padahal daerah tersebut merupakan kawasan strategis ekonomi pusat industri seperti di Kota Semarang dan Kota Pekalongan yang cukup parah.

"Di pantura Jawa Tengah terdapat Proyek Strategis Nasional (PSN), untuk itu saya ingin mengupayakan Kabupaten Batang supaya tidak terjadi penurunan tanah yang drastic,” tutur Abdul Kholik.

Lebih lanjut Abdul Kholik menyampaikan kondisi pesisir Kabupaten Batang masih lumayan baik sehingga tinggal bagaimana menjaganya. Adapun tindakan yang harus dijaga agar tidak terjadi penurunan tanah di Kabupaten Batang yaitu para industri dan beberapa masyarakat untuk tidam menggunakan air tanah secara berlebihan.

"Selanjutnya, harus ada pemetaan wilayah pembangunan gedung-gedung yang dimana tanahnya memang kontruksi tanahnya kuat dan menjaga pesisir pantai dengan menanam pohon mangrove agar sedimen tanah tidak cepat larut,” tegasnya.

Menurutnya, upaya ini dilakukan karena Kabupaten Batang mempunyai Kawasan Industri Terpadu Batang yang ke depan pasti membutuhkan banyak kebutuhan untuk menopang kawasan tersebut. Ia mencontohkan, ada upaya pembangunan pelabuhan di Kabupaten Batang untuk menggantikan pelabuhan yang berada di Semarang karena kondisinya memprihatinkan.

"Maka perlunya peninjauan hari ini sebagai langkah awal kita mengantisipasi penurunan tanah di Kabupaten Batang,” pungkasnya.***

wwwwww