Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
20 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
24 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
20 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Olympic

Meski Tolak Israel, Ganjar Pranowo Mengaku Kecewa Piala Dunia U-20 Batal di Indonesia

Meski Tolak Israel, Ganjar Pranowo Mengaku Kecewa Piala Dunia U-20 Batal di Indonesia
Ganjar Pranowo. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 31 Maret 2023 00:56 WIB

JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi salah satu kepala daerah yang menolak kehadiran tim nasional atau timnas Israel pada Piala Dunia U-20 yang diselenggarakan di Indonesia. Setelahnya, Ganjar mengaku kecewa lantaran Indonesia gagal menjadi tuan rumah.

Kekecewaan itu dilontrakan Ganjar karena melihat pemerintah Indonesia sudah menyiapkan pertandingan sepak bola internasional tersebut. "Ya, kecewa lah, kita sudah siapkan sejak awal kok, kan tinggal beberapa catatan saja yang bisa kita lakukan," kata Ganjar di Semarang, Kamis (30/3/2023).

Meskipun FIFA sudah memastikan untuk mencabut status sebagai tuan rumah, namun menurutnya masih ada peluang Indonesia menjadi co-host Piala Dunia U-20.

Menurut Ganjar, masih ada peluang Indonesia menjadi Co-Host Piala Dunia U-20. "Kalau boleh saya sampaikan, di awal-awal yang berkomunikasi sebelum saya mengeluarkan statemen kepada seluruh kementerian, termasuk PSSI adalah peluang co-host sehingga relasi antarnegara, konstitusi terpegang, dan olahraga berjalan," ujanya.

Dalam kesempatan yang sama, kepala daerah dari PDIP tersebut meminta seluruh pihak untuk menanti hasil final dari pertemuan FIFA dan pemerintah. "Satu kata yang saya sampaikan tunggu keputusan satu tahap lagi, kalau bahasanya Mas Gibran (Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka) di Twitter-nya 'ada plan b dan plan c', mudah-mudahan November 2023 ada keputusan yang baik untuk kita semua," jelasnya.***

wwwwww