Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
24 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
2
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
24 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
3
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
24 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
4
Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Massa SADAR Bawa Tuntutan Karhutla dan Tolak Oligarki
Umum
23 jam yang lalu
Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Massa SADAR Bawa Tuntutan Karhutla dan Tolak Oligarki
5
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
22 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Maskot AWBG Bali Resmi Diperkenalkan pada CDM Seminar Meeting

Maskot AWBG Bali Resmi Diperkenalkan pada CDM Seminar Meeting
“Bli Suksma” & “Gek Suksma”, Maskot AWBG Bali. (NOC Indonesia)
Sabtu, 29 April 2023 21:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution

NUSA DUA - Maskot resmi 2nd ANOC World Beach Games Bali 2023, “Bli Suksma” dan “Gek Suksma” diperkenalkan Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) dan Asosiasi Komite Olimpiade Nasional (ANOC) pada CdM Seminar Meeting yang dihadiri langsung oleh 69 NOC di Nusa Dua, Bali, Sabtu (29/4/2023). 

Maskot tersebut terinspirasi dari hiu sirip hitam (blacktip shark) yang ada di perairan Indonesia, terutama di Bali dan Raja Ampat. Maskot dinamai berdasarkan julukan yang sering digunakan dalam bahasa Bali untuk menyebut saudara laki-laki (bli) dan saudara perempuan (gek). Sementara Suksma atau "Terima Kasih" menjadi arti bahwa Bali selalu siap memberikan hospitality terbaik. Keduanya mewakili semangat keramahan yang ditonjolkan dalam budaya Bali.

“Kami dengan bangga memperkenalkan 'Bli Suksma' dan 'Gek Suksma' sebagai maskot resmi untuk AWBG Bali 2023. Bli Suksma dan Gek Suksma siap menyambut para delegasi yang akan datang ke Bali pada bulan Agustus nanti. Maskot ini mewakili kegembiraan dan semangat AWBG Bali,” kata Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari .

Ia melanjutkan maskot melambangkan hiu sirip-hitam, salah satu jenis hiu yang ditemukan di laut Indonesia seperti Bali dan Raja Ampat. Mereka merupakan ikonik spesies yang mewakili kekayaan kehidupan laut Indonesia serta mengingatkan pada perlunya melindungi dan memelihara laut kita untuk generasi muda selanjutnya.

“Dengan menggunakan hiu sirip-hitam sebagai maskot, kami juga meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mempromosikan pelestarian blacktip sharks,” lanjut Okto.

Sekretaris Jenderal ANOC Gunilla Lindberg optimistis Indonesia dapat meraih sukses di AWBG Bali 2023. “Bali memiliki infrastruktur yang sangat baik, hotel dan lain-lainnya. Kami senang berada di sini. Sisa waktu tiga bulan dan ANOC akan melakukan persiapan yang matang bersama dengan panitia penyelenggara (Indonesia AWBG Organizing Committee),” kata Gunilla.

AWBG Bali 2023 mempertandingkan 14 cabor, yakni 10 cabor mandatory atau wajib yaitu Open Water Swimming 5km, Beach Water Polo, Beach Soccer, Beach Handball, Individual Kata Karate, Kite Foil, Beach Tennis, Aquathlon, Beach Volleyball 4×4 and Beach Wrestling. Empat cabor lainnya adalah basket 3×3, AirBadminton, Beach Sprint Rowing dan Surfing.

Sebagai informasi, AWBG Bali akan diselenggarakan pada 5-12 Agustus, dan akan dilanjutkan dengan ANOC General Assembly pada 13-15 Agustus 2023. AWBG merupakan multi event terbesar berdasarkan jumlah negara peserta yang pernah diselenggarakan di Indonesia dan dapat menjadi stepping stone menuju bidding tuan rumah Olimpiade 2036. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww