Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

Angkatan Muda Ka'bah Jabar Menentang Dukungan DPP PPP Terhadap Capres Ganjar

Angkatan Muda Kabah Jabar Menentang Dukungan DPP PPP Terhadap Capres Ganjar
Ketua PW AMK Jawa Barat, Effendy Joy Pendhita. (Foto: Istimewa)
Minggu, 30 April 2023 14:25 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Jawa Barat memilih untuk berseberangan dengan DPP PPP yang mendukung Ganjar Pranowo sebagai Bakal Calon Presiden (Bacapres). Hal ini disampaikan Ketua PW AMK Jawa Barat, Effendy Joy Pendhita yang tegas memilih Anis Baswedan untuk maju sebagai Bacapres.

"Sebagai organisasi sayap kepemudaan dari Partai PPP dengan basis massa di wilayah Jawa Barat, kami bersikap tegas menolak atas sikap resmi dari DPP PPP terhadap Capres dari PDIP yaitu Ganjar Pranowo. Dan dengan tetap mendukung Anis Baswedan untuk menjadi Capres pada Pemilu 2024 mendatang,” kata Effendy Joy Pendhita, Minggu (30/4/2023).

Sikap AMK ini bertolak belakang dengan keputusan Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono yang pada Rabu (26/4) lalu mengumumkan untuk mendukung Ganjar. Pilihan DPP PPP itu menurut pria yang akrab disapa Joy ini tidak memperhatikan rekomendasi dari semua DPW.

"Keputusan DPP itu seharusnya mengakomodir hasil Rapimwil DPW, jangan langsung memutuskan dan mendeklarasikan dukungan terhadap salah satu Bakal Calon Presiden (Bacapres) dengan mengabaikan aspirasi arus bawah seperti DPC melalui DPW dan Badan Otonom,” ungkapnya.

Sikapnya menolak Ganjar menurut Joy sebagai bentuk kecintaan kepada PPP yang merupakan partai Islam berasaskan ahlussunah wal jammah. "Kami cinta dan loyal kepada PPP selaku Partai Islam ASWAJA, Tapi kami lebih cinta kepada Rakyat Indonesia dan Umat Islam pada umumnya,” tegas Joy.***

wwwwww