Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
23 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
23 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
3
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
23 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
4
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
23 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Menpora Dito Sebut Rekor Dunia Vreddriq Potensi Emas Olimpiade 2024 Paris

Menpora Dito Sebut Rekor Dunia Vreddriq Potensi Emas Olimpiade 2024 Paris
Menpora Dito bersama Ketua Umum PP FPTI, Yenny Wahid saat menjemput atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo. (Foto: Humas Kemenpora)
Senin, 01 Mei 2023 17:22 WIB
Penulis: Azhari Nasution

TANGERANG - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo mengapresiasi keberhasilan atlet panjat tebing Veddriq Leonardo yang meraih emas dan memecahkan rekor Kejuaraan Dunia Panjat Tebing di Seoul, Korea Selatan. Menpora Dito menyebut kesuksesan Vreddriq sebuah potensi raihan emas pada Olimpiade 2024 Paris.

Hal tersebut dikatakan Menpora Dito saat menjemput Kontingen Panjat Tebing Indonesia yang bertanding pada IFSC Climbing World Cup 2023, di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, Senin (1/5/2023) malam.

Dari perlombaan tersebut, Indonesia mampu merebut dua medali. Emas dipersembahkan Veddriq Leonardo pada nomor speed putra. Sedangkan perunggu diberikan Desak Made Rita Kusuma Dewi nomor speed putri.

Menpora Dito memberikan catatan tersendiri, khususnya kesuksesan Vedrriq pada nomor speed putra yang sejatinya tak hanya berupa perolehan medali emas. Ia juga memecahkan rekor sebagai manusia tercepat di dunia usai membukukan waktu di bawah 5 detik atau 4,98 detik pada babak kualifikasi. Rekor sebelumnya dipegang oleh Kiromal Katibin saat tampil di IFSC World Cup di Chamonix, Prancis, pada 8 Juli 2022. Ia membukukan waktu 5 detik.

"Alhamdulillah hari ini kita menjemput para potensi peraih medali emas Olimpiade. Jadi kalau Veddriq secara statistik harusnya di 2024 ini dapat kita catat sebagai potensi peraih medali emas," kata Menpora Dito.

"Dari wanitanya Mbak Made, semoga juga bisa lolos Olimpiade dan memperoleh medali," tambahnya.

Tidak lupa pula Menpora menyampaikan terima kasih kepada Ketum FPTI Yenny Wahid yang turut serta mendampingi dalam penjemputan. Disebutkannya bahwa pembinaan atlet di cabor panjat tebing sangat bagus yang telah memadukan olah fisik, sports science, dan psikologis. Hal itu bisa dijadikan model bagi pembinaan cabang-cabang olahraga lainnya.

"Terima kasih kepada Ketua Umum Panjat Tebing Mbak Yenny karena di cabor ini telah mengkolaborasikan antara pelatihan fisik, sports science, dan psikologis. Ini bisa sebagai contoh dan diterapkan kepada cabang olahraga lainnya, jadi pembinaan atlet itu secara holistik, selain fisik, sports science, dan psikologis harus dipadukan," ucapnya.

Dukungan Kemenpora tidak perlu diragukan, cabor yang jelas menunjukkan prestasi pasti akan mudah dalam hal dukungan pemerintah.

"Dari sisi Kemenpora, apalagi pada cabor yang sangat potensial kita support dalam rangka persiapan pelatnas dan training-training ke luar negeri," tegasnya.

"Seperti panjat tebing ini dasarnya ini sudah jelas pecahkan rekor, jadi ini yang akan kita minta kepada cabang olahraga lain, selama kalian berprestasi kehadiran negara ini akan lebih mudah," tutupnya. ***

wwwwww