Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
24 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
17 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
15 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
24 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Metropolitan

NasDem Tantang Penelusuran Dana ke Internal Partai

NasDem Tantang Penelusuran Dana ke Internal Partai
Ketum Partai NasDem Surya Paloh dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu, 17 Mei 2023. (gambar: tangkapan layar video metrotv)
Kamis, 18 Mei 2023 07:17 WIB

JAKARTA - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam konferensi pers di Jakarta, kemarin, menyatakan pihaknya terbuka terhadap upaya penegak hukum menelusuri aliran dana ke partai NasDem, menyusul menetapan sang Sekjen Johnny G Plate sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi BTS.

"Ini (penelusuran aliran dana ke NasDem, red) yang memang dikehendaki oleh partai ini," kata Paloh sebagaimana dikutip GoNEWS.co.

Paloh mengatakan, Partai NasDem menginginkan transparansi yang seutuhnya. "Sekali saya katakan, transparansi yang seutuhnya."

"Periksa seluruh yang kemungkinan terlibat, dari ujung kiri ke ujung kanan, dari barat ke timur, atas ke bawah. Periksa juga seluruh unsur yang ada di institusi manapun. NasDem welcome, kita menyambut itu," pinta Paloh.

Paloh juga meminta agar tidak ada ketimpangan dalam proses hukum yang berjalan. "Berikan hukuman yang setimpal tanpa ada privilage, (misal, red) si A boleh diperiksa, (tapi, red) si C tidak boleh diperiksa."

Sebelumnya, Kejagung RI menetapkan Sekretaris Jenderal Partai NasDem Jhoni G Plate sebagai tersangka dalam kasus korupsi BTS. Kasus ini disebut merugikan negara 8 triliun rupiah.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww