Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
24 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
6 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
24 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
24 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Lima Keistimewaan JAPFA Chess Festival 2024

Lima Keistimewaan JAPFA Chess Festival 2024
GM Utut Adianto dan Presiden Federasi Catur Asia Sheikh Sultan Bin Khalifa Al Nahyan saat menyaksikan pertandingan eksebishi IM Medina Warda Aulia melawan WGM Vo Thi Kim Phung (Vietnam). (Ist)
Sabtu, 17 Agustus 2024 22:07 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA- Pelaksanaan Turnamen Catur bertajuk JAPFA Chess Festival 2024  kali ini boleh dibilang spesial. Tercatat, ada lima keistimewaan turnamen yang digelar di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta, mulai 17-23 Agustus 2024.

Pertama, turnamen yang diikuti 546 pecatur dari 21 provinsi di Tanah  Air dan melibatkan pecatur dari Prancis, Malaysia serta Filipina itu dibuka pada Sabtu tanggal 17 Agustus 2024  bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Kedua, tanggal pembukaan ini bertepatan dengan HUT ke-50 Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi). Ketiga, pergelaran turnamen kali ini juga menandai perjalanan panjang selama 25 tahun kerja sama antara Percasi dan PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk.

Keempat, JAPFA Chess Festival 2024 mendapat kehormatan dibuka langsung oleh Presiden Federasi Catur Asia Sheikh Sultan Bin Khalifa Al Nahyan.

Kelima, JAPFA Chess Festival 2024 yaitu sebagai ajang pemanasan bagi atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh - Sumatera Utara (Sumut) yang akan digulirkan pada 8-20 September mendatang.

Beberapa catatan istimewa pada perhelatan JAPFA Chess Festival 2024 itu membuat Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi), Grand Master Utut Adianto gembira. Apalagi antusias peserta begitu besar sehingga melebihi 500 orang yang datang dari dalam maupun luar negeri.

“Semula turnamen ini rencananya digelar bulan April namun kemudian ada usulan dipindahkan ke tanggal 17 Agustus agar bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI dan HUT Percasi. Ternyata tidak mudah mengatur jadwal ke tanggal ini. Tapi akhirnya bisa dilaksanakan bersamaan dengan hari kemerdekaan sehingga kita gembira apalagi antusias peserta luar biasa,” kata GM Utut yang hadir secara langsung dalam acara pembukaan turnamen itu. 

Hadir pula di kesempatan ini, antara lain Direktur Corporate Affairs PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk Rachmat Indrajaya, VP Head of Social Investment JAPFA R Artsanti Alif dan jajaran pengurus PB Percasi.

GoNews.co Utut Adianto saat memberikan k
Utut Adianto saat memberikan keterangan. (Ist)

Kegembiraan semakin lengkap tatkala turnamen ini mempertandingkan 13 kategori seperti Beregu, Senior Putra-Putri dan Kelompok Umur seperti tahun lalu.

Presiden Federasi Catur Asia Sheikh Sultan Bin Khalifa Al Nahyan dalam sambutannya, mengapresiasi turnamen Japfa Chess Festival 2024. ”Semoga turnamen ini menambah pengalaman Anda dan meraih prestasi yang baik,” ucapnya.

Kehadiran Khalifa Al Nahyan membuka turnamen ini, kata Utut,  karena lagi melakukan kunjungan ke Indonesia. “Kita manfaatkan esempatan ini mengundang Khalifa Al Nahyan untuk hadir dan membuka turnamen,” katanya.

Menurut Utut, Al Nahyan senang melihat antusiasme peserta turnamen ini mulai dari anak-anak hingga veteran. "Kalau lihat antusiasme anak-anak, semua orang senang. Mana ada di Arab pada udah tua-tua. Ini SDM yang besar tapi nggak mudah mewujudkan (jadi pecatur hebat). Problem utamanya masih sama, soal pendanaan," ujar Utut.

Seperti diketahui Utut Adianto terus mengabdikan dirinya untuk membangun prestasi catur Indonesia. Dari Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) yang merupakan idenya bersama Ir Eka Putra telah menghasilkan pecatur yang mampu mengibarkan Merah Putih di antaranya GM Susanto Megaranto dan GMW Irene Kharisma Sukendar. ***

wwwwww