Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
23 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
16 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
15 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
23 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Peluang Medina Semakin Tipis Menangkan Duel Meet Internasional JAPFA Chess Festival 2024

Peluang Medina Semakin Tipis Menangkan Duel Meet Internasional JAPFA Chess Festival 2024
WGM Medina Warda Aulia saat menghadapi WGM Vo Thi Kim Phung dari Vietnan dalam duel meet internasional JAPFA Chess Festival 2024. (PB Percasi)
Selasa, 20 Agustus 2024 01:19 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Peluang pecatur putri Indonesia, WGM Medina Warda Aulia semakin tipis untuk memenangkan Duel Meet Internasional JAPFA Chess Festival 2024. Hal ini disebabkan Medina kembali menelan kekalahan dari pecatur Vietnam, WGM Vo Thi Kim Phung pada babak keempat catur standart (klasik).

Bermain di Gedung Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta, Senin (19/8/2024), Medina yang memegang buah putih, memulai permainan dengan pembukaan Perancis. Namun, perjuangan panjang Media tidak membuahkan hasil. Dia terpaksa harus mengakui keunggulan lawannya. Akibatnya, Medina tertinggal 1,5 VP (Victory Point) -4,5 VP dari 6 babak yang telah dimainkan, 4 babak catur klasik dan 2 babak catur kilat.

Ditemui usai pertandinga, Medina mengakui di babak empat catur klasik dirinya telah melakukan perubahan strategi lewat opening Perancis guna meraih poin penuh.
"Aku masih banyak kekurangan untuk memain varian itu sehingga tetap sulit untuk meraih kemenangan. Saya masih berharap bisa memenangkan 4 babak sisa pada nomor catur cepat meski Vo Thi Kim Phung cukup kuat di nomor itu," kata Medina.

Mengomentari kekalahan Medina, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Percasi, Kristianus Liem mengatakan, kondisi kesehatan Medina yang terkena flu ikut mempengaruhi penampilannya.

“Di awal turnamen, Medina masih sehat. Tapi tadi, dia terserang flu. Dalam kondisi seperti itu, pasti memperngaruhi kualitas permainannya,” ujar Kris, panggilan akrabnya.

Meski peluang Media semakin tipis, Kris terus memberikan dukungan agar Medina bisa menambah perolehan poin mengingat duel neet masih menyisakan empat partai tersisa di Kategori Catur Cepat JAPFA Chess Festival.

“Untuk catur standar atau catur klasik, Vo Thi Kim Phung memang hebat. Dia juara Asia. Saat ini, Thi Pung merupakan pecatur putri terbaik Vietnam. Kita berharap Medina bisa mengalahkan Thi Kim Phung di catur cepat,” tukas Kris berharap.

Yoseph Taher Kembali Memimpin 

Sementara itu, pecatur muda Indonesia, IM Yoseph Theolifus Taher yang sempat merosot ke peringkat kelima telah kembali pada performanya. Kini, dia kembali memimpin klasemen sementara Kategori Open dengan mengantongi 4,5 VP usai mengalahkan Marzuki Tarigan (Aceh) di babak kelima.

Selain Yoseph, ada sembilan pecatur lain yang juga meraih 4,5 VP, yakni IM Moh Ervan dari Jatim, NM Hudallah (Jateng), FM Kapriaga (Babel), NM Iqra Moesa Putra (Kaltim), GM Novendra Priasmoro (Jakarta), IM Irwanto Sadikin (Jabar), FM Hamdani Rudin (Jabar), NM Zacky Dhiaulhaq (Sulteng), dan NM Izhar Bafadhal (Jambi).

Untuk Kategori Senior Putri, WCM Theodora P Walukow masih memimpin dengan meraih nilai sempurna, 5 VP, dari lima babak yang telah dimainkan. Pada babak kelima, Theodora yang berasal dari Jakarta, menghentikan perlawanan WNM Evi Yuli Ana. Posisi kedua dan ketiga di kategori ini ditempati oleh Evi Yuli Ana dengan 3,5 VP dan WFM Vina Lestari Baiq dari NTB.

JAPFA Festival yang berlangsung 17-23 Agustus 2024 ini diikuti 546 pecatur dari 21 provinsi, plus tiga pecatur asing, masing-masing Malaysia dan Filipina dengan dua pecatur, serta satu pecatur dari Perancis. Turnamen yang mempertandingkan 13 Kategori, memperebutkan hadiah total Rp324.900.00. ***

wwwwww