Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
21 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
2
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
21 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
20 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
20 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Muhammad Sakhi Athaillah Atlet Potensial Panahan Indonesia

Muhammad Sakhi Athaillah Atlet Potensial Panahan Indonesia
Atlet muda cabor Panahan, Muhammad Sakhi Athaillah menerima medali dan sertifikat di HAC 2024. (Ist)
Rabu, 04 September 2024 16:21 WIB
Penulis: Riyan
Peserta didik dari SMP Budhi Cendekia Islamic School, Depok, Jawa Barat yang tergabung dalam DAD Archery, Muhammad Sakhi Athaillah menjadi atlet potensial masa depan panahan Indonesia.

Sakhi yang baru berusia 12 tahun mampu mendominasi di kompetisi Hub Archery Championship (HAC) 2024 (Liga Jabar Seri 2) yang berlangsung 24-28 Agustus 2024 di lapangan kawasan Cibubur, Bekasi.

 
Dalam HAC tersebut Sakhi berhasil meraih medali emas di nomor Kualifikasi kategori Standar Nasional U13 Putra;
Eliminasi kategori Standar Nasional U13 Putra; Beregu kategori Standar Nasional U13 Putra.
 
Pelajar kelas 7 ini juga berhasil mendulang emas dar Mixed Team kategori Standar Nasional U13; dan Eliminasi kategori Standar Nasional U15 Putra. Tidak hanya itu, Sakhi juga berhasil memboyong medali perunggu dari nomor Beregu kategori Standar Nasional U15 Putra.
 
Sakhi mengaku senang dan bangga dengan prestasi yang sudah diraih di HAC. Prestasi tersebut semakin memotivasinya untuk bisa menjadi atlet nasional.
 
"Alhamdulillah, prestasi ini menjadi langkah awal Sakhi untuk lebih baik lagi ke depan. Sakhi ingin mewakili Indonesia di ajang Olimpiade," ujarnya, Rabu (4/9).
 
Sakhi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada kedua orang tua, klub, pelatih, dan semua yang telah mendoakan dan memberikan dukungan.
 
"Saya akan lebih giat lagi berlatih agar bisa menjadi yang terbaik di tingkat nasional maupun internasional," terangnya.
 
Pengurus sekaligus pelatih DAD Archery Club, Devi Syah Putra menuturkan, dalam kompetisi HAC 2024, DAD Archery club menurunkan sebanyak 14 atlet putra dan putri.
 
"Alhamdulillah, kami berhasil meraih delapan medali emas, empat perak, dan delapan perunggu. Mohammad Sakhi Athaillah berkontribusi menyumbangkan banyak medali," bebernya.
 
Salah seorang Founder DAD Archery Club ini berpesan agar atlet yang sudah berhasil meraih prestasi maupun belum untuk tetap tekun berlatih, semangat, dan melakukan evaluasi agar bisa menjadi juara di kompetisi-kompetisi selanjutnya.
 
"Dalam HAC 2024 untuk level klub kita sudah meraih medali terbanyak. Secara peringkat kita ada di posisi tiga di bawah Kota Bogor dan Kota Bekasi. Kita harus bisa lebih baik lagi ke depan," imbuhnya.
 
Devi menegaskan, perhatian dari Persatuan Panahan Indonesia (Perpani), baik melalui Pengprov maupun Pengcab di Jawa Barat sudah cukup bagus dan diharapkan bisa terus ditingkatkan lagi.
 
"Semoga semua atlet mempunyai kesempatan yang sama untuk mengharumkan daerahnya meski berlatih di klub yang ada di wilayah lain," paparnya.
 
Ia meyakini, cabor Panahan masih sangat mungkin untuk mengharumkan Indonesia di kancah internasional, termasuk Olimpiade. Tinggal kita, baik orang tua, pelatih, dan pemerintah memberikan dukungan serta memfasilitasi bakat-bakat atlet sejak usia dini. 
 
"Perlu diingat saat Olimpiade Seoul di tahun 1988 Indonesia berhasil meraih perak lewat trio srikandi Kusuma Wardani, Nurfitriyana Saiman, dan Lilies Handayani. Saya optimistis dengan atlet-atlet muda ini kalau terus dibina dengan baik mereka bisa meraih emas di Olimpiade," harapnya.
 
Sementara itu, orang tua Sakhi, Taufik Yulianto turut merasa bangga dengan prestasi yang berhasil diraih putranya.
 
"Sebagai orang tua tentu kami sangat mendukung dan mendoakan agar Sakhi kelak bisa mengharumkan Indonesia di cabang olahraga Panahan," ungkapnya.
 
Ia berharap agar pemerintah melalui Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) di tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan nasional dapat terus memberikan perhatian terbaik terhadap atlet-atlet potensial.
 
"Tentunya saya ingin agar Sakhi dan anak-anak lain yang berbakat dalam bidang olahraga bisa mendapat perhatian, dibina, dan difasilitasi dengan baik agar kemampuannya semakin meningkat," ucapnya.
 
Taufik menginginkan, agar Sakhi juga dapat menjadi contoh bagi generasi muda lainnya untuk berprestasi dan berkegiatan positif.
 
"Kita sedang bersiap menyongsong era Generasi Emas. Semoga Sakhi nantinya bisa meraih medali emas di Olimpiade," pungkasnya.

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww