Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
20 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
2
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
20 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
19 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
19 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
19 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Badminton
19 jam yang lalu
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Tim Angkat Besi Aceh Hampir Dipastikan Juara Umum Berkat Sumbangan 2 Emas dari Lifter asal Sumut

Tim Angkat Besi Aceh Hampir Dipastikan Juara Umum Berkat Sumbangan 2 Emas dari Lifter asal Sumut
Bambang Wijaya. (Ist)
Senin, 09 September 2024 17:42 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Miris.#Bersatukitajuara yang dicanangkan Sumatera Utara (Sumut) hanya sekadar wacana pada saat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut. Faktanya, Tim Angkat Besi Sumut hanya mampu meraih 1 medali perunggu dari 20 medali emas yang diperebutkan pada pesta olahraga akbar nasional empat tahunan ini. 

Di cabang angkat besi ini, Aceh yang paling diuntungkan karena kehadiran dua lifter asal Sumut yang hijrah ke Aceh yakni Bambang Wijaya (kelas 81kg) dan Dimas Setya Darma (kelas 102kg). Sebanyak 2 dari 3 medali emas yang sudah dikoleksi Tim Angkat Besi Aceh adalah hasil sumbangan Bambang Wijaya dan Dimas Setya Darma.

Dengan raihan 3 medali emas dan 1 perak saat ini, Tim Angkat Besi Aceh hampir dipastikan mencatat sejarah dengan merebut gelar juara umum cabang angkat besi PON XXI/2024. Apalagi, Aceh berpeluang mendapatkan tambahan 1 medali emas lagi dari lifter peringkat 12 Olimpiade Paris 2024, Nurul Akmal yang turun di kelas +87kg putri pada Selasa (10/9/2024). 

"Tim Angkat Besi Aceh yang sudah meraih 3 emas dan 1 perak hampir dipastikan menjadi juara umum cabang olahraga angkat besi PON XXI. Apalagi, kita masih ada peluang tambahan 1 medali emas lagi dari Nurul Akmal. Saingan kita hanya Jawa Barat yang baru mengoleksi 2 medali emas," kata pelatih Tim Angkat Besi Aceh Sori Enda Nasution yang dihubungi Senin (9/8/2024). 

Sori Enda juga mengakui bahwa kesuksesan Aceh di cabang olahraga angkat besi tidak terlepas dari keberhasilan Bambang Wijaya dan Dimas Setia Darma. "Bambang dan Dimas yang menyumbangkan medali emas itu tadinya lifter Sumut yang saya bina di Tebing Tinggi. Keduanya pindah ke Aceh karena tidak adanya perhatian dari KONI Sumut dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam hal ini Kadispora Sumut," tambahnya. 

Pada awalnya, Sori Enda mendapat kepercayaan untu menangani pelatda angkat besi Sumut. Namun, dia mundur karena tidak ada perhatian pada tahun 2022 dan langsung dikontrak Aceh. 

Kepergian Ucok, panggilan karibnya, ke Aceh tersebut disusul Bambang Wijaya dan Dimas Setia Darma. Keduanya datang ke Aceh dengan biaya sendiri dan meminta bergabung di Pelatda Angkat Besi Aceh. 

"Mereka minta bergabung ke Aceh karena tidak adanya perhatian dari KONI Sumut dan Pemprov Sumut. Itulah gobloknya Sumut bisa melepas lifter potensi meraih emas. Saya sih senang saja mereka mampu membuktikan prestasinya di PON XXI/2024. Tapi, saya juga sedih karena lifter kelahiran Tebing Tinggi, tempat saya dilahirkan tidak bisa menyumbangkan medali emas bagi Sumut," ungkapnya. 

Akibat kepergian Bambang dan Dimas tersebut, Tim Angkat Besi Sumut hanya mampu meraih 1 medali perunggu lewat Yolanda yang tampil di kelas 55kg putri. Yolanda merupakan istri dari Bambang Wijaya. ***

Kategori:Non Olympic, Aceh
wwwwww