Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
20 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
2
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
20 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
19 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
19 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
19 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Badminton
19 jam yang lalu
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Home  /  Berita  /  Ekonomi

BPJPH Dorong Indonesia Jadi Kiblat Fashion Halal Dunia

BPJPH Dorong Indonesia Jadi Kiblat Fashion Halal Dunia
Kepala BPJPH Kemenag Muhammad Aqil Irham dan Ketua APPMI Poppy Dharsono saat memberikan penjelasan terkait peluncuran IGHF. (BPJPH Kemenag).
Selasa, 10 September 2024 21:28 WIB
Penulis: Mambang Yazid

JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) terus memperkuat pengembangan ekosistem industri halal di Indonesia. Langkah strategis ini tidak hanya menyasar sektor makanan dan minuman yang akan diwajibkan sertifikasi halal mulai Oktober 2024, namun juga mulai merambah sektor fashion yang wajib bersertifikat halal pada Oktober 2026.

Salah satu inisiatif terbaru BPJPH adalah peluncuran Indonesia Global Halal Fashion (IGHF) yang bertujuan untuk mempromosikan fashion halal Indonesia ke pasar global.

“IGHF bukan hanya tentang promosi produk halal Indonesia, tetapi juga pembuktian bahwa produk halal kita mampu bersaing secara kualitas di pasar dunia,” kata Kepala BPJPH, Muhammad Aqil Irham, di Jakarta, Selasa (10/9/2024).

IGHF yang diluncurkan di Indonesia Fashion Week pada 28 Maret 2024, merupakan langkah kolaboratif penting untuk mewujudkan Indonesia sebagai kiblat fashion halal dunia. Aqil menekankan bahwa untuk menjadi yang terdepan dalam sektor ini, Indonesia harus memperkuat ekosistem produk fashion halal dari hulu ke hilir.

Inovasi dalam industri kain halal menjadi kunci utama dalam membangun rantai nilai halal di sektor fashion. Untuk memperluas jangkauan, BPJPH akan mempromosikan fashion halal melalui partisipasi IGHF di berbagai ajang fashion internasional, termasuk di London, Milan, dan Paris.

“Produk fashion halal bukan sekadar soal sertifikasi administratif. Kain halal bisa menjadi pembeda, memberikan nilai tambah dan meningkatkan daya saing di pasar global,” tegas Aqil.

Ketua Asosiasi Pengusaha dan Perancang Mode Indonesia (APPMI), Poppy Dharsono, turut memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, IGHF sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan.

“Kolaborasi ini sangat relevan dengan konsep eco-conscious fabric dalam pengembangan sustainable fashion. Ini adalah langkah penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan tanpa mengorbankan tren fashion,” ujar Poppy.

Partisipasi Indonesia di ajang fashion internasional tidak hanya menargetkan pasar Muslim yang saat ini berjumlah 1,9 miliar, tetapi juga masyarakat global yang semakin dinamis.

“Dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia harus menjadi nomor satu di sektor fashion halal. Ini adalah peluang besar bagi kita untuk memperkenalkan produk fashion berkualitas tinggi dari desainer ternama kita,” pungkas Poppy.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin global dalam industri fashion halal, sejalan dengan tren keberlanjutan yang semakin menjadi perhatian dunia. ***

wwwwww