Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
4 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
5 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
6
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Home  /  Berita  /  Hiburan

Penjurian FFWI 2024 Masuki Tahap Nominasi

Penjurian FFWI 2024 Masuki Tahap Nominasi
Selasa, 10 September 2024 21:48 WIB
Penulis: Mambang Yazid

JAKARTA - Menjelang acara puncak Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) yang akan digelar pada November 2024, Dewan Juri Awal telah menyelesaikan seleksi awal film-film yang akan masuk ke dalam tahap nominasi.

Dewan Juri, yang terdiri dari 21 wartawan senior di bidang seni, budaya, dan film, telah menonton dan mengevaluasi film-film yang tayang di bioskop maupun platform video berlangganan selama periode 1 Oktober 2023 hingga 31 September 2024.

Menurut Direktur Penjurian FFWI 2024, Tertiani ZB Simanjuntak, rapat pleno penjurian untuk menentukan nominasi akan dimulai pada minggu kedua Oktober. Hal ini bertujuan untuk memberikan waktu yang cukup bagi para juri untuk menonton film-film yang masuk ke dalam daftar pendek (shortlist).

"Setiap juri telah menerima buku pedoman penilaian dan telah mengikuti sosialisasi mengenai mekanisme penilaian, yang dilakukan berdasarkan skor atau angka. Dengan demikian, hasil akhir yang diharapkan akan lebih kredibel," ujar Tertiani.

Pada tahun ini, sistem penjurian FFWI mengalami sedikit perubahan. Para juri dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan genre film, drama, horor, dan komedi. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan fokus dan objektivitas penilaian.

Dari data yang ada, Dewan Juri Awal telah menonton 54 film bergenre horor, 38 film drama, dan 10 film komedi, serta sejumlah film yang hanya tayang di platform video berlangganan. Namun, genre laga tahun ini hanya menghasilkan lima film, sehingga diputuskan tidak akan ada penjurian untuk kategori tersebut.

Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, FFWI terus mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Perfilman, Musik, dan Media.

FFWI menjadi platform penting dalam merayakan kekayaan dan keragaman perfilman Indonesia, sekaligus memberikan penghargaan yang layak kepada sineas-sineas terbaik negeri ini. ***

wwwwww