Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
23 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
2
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
23 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
22 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
5
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
22 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
6
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
22 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Home  /  Berita  /  Non Olympic

DKI Jakarta Raih 2 Emas, Nicholas Jadi Raja Taichi Tangan Kosong Nasional

DKI Jakarta Raih 2 Emas, Nicholas Jadi Raja Taichi Tangan Kosong Nasional
Edgar Xavier Marvelo sedang beraksi. (Dok. Pengprov WI DKI Jakarta)
Kamis, 12 September 2024 18:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution

MEDAN – Tim Wushu DKI Jakarta dibawah pimpinan Ketua Pengprov WI DKI Jakarta Gunawan Tjokro sukses meraih 2 medali emas, 2 perak dan 3 perunggu pada Cabang Olahraga Wushu Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut.

Medali emas disumbangkan Edgar Xavier Marvelo dan Eugenia Diva Widodo. Sedangkan medali perak disumbangkan Salwaa Dhana Azalia dan Alinskha Anamaira dan medali perunggu disumbangkan Andrea Simon dan Agni Agustine Dimonim.

Tampil di GOR Serba Guna Jalan Pancing, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) Kamis (12/10/2024), Edgar Xavier Marvelo menjadi penyumbang medali pertama Tim Wushu DKI Jakarta dari nomor Changquan putra dengan mengumpulkan total 9,653 poin.

Medali perak direbut Muhammad Daffa Golden Boy dari Jawa Timur dengan total 9,633 poin dan Seraf Naro Siregar juga dari Jatim dengan total 9,610 poin.

“Saya senang bisa mempersembahkan medali emas pertama bagi Kontingen DKI Jakarta. Medali emas PON XXI/2024 ini merupakan koleksi medali emas keempat sejak tampil di PON. Mudah-mudahan saya bisa menyumbangkan 1 medali emas lagi. Mohon doa dari warga DKI Jakarta,” kata Edgar Xavier Marvelo.

Medali emas kedua DKI Jakarta direbut Eugenia Diva Widodo dari nomor Changquan Putri dengan total 9,613 poin. Dengan hasil ini, Edgar dan Eugenia sukses mengawinkan emas Changquan.

Medali perak nomor Changquan putri direbut Jennifer Tjahyadi (Jawa Timur) dengan total 9,610 poin, dan medali perunggu milik Andrea Simon dari DKI Jakarta dengan total 9,603 poin.

GoNews.co Eugenia Diva Widodo. (Dok. Pen
Eugenia Diva Widodo. (Dok. Pengprov WI DKI Jakarta)

Sementara itu, Nicholas menjadi penyumbang medali emas pertama cabang wushu bagi Sumatera Utara (Sumut). Nicholas menjadi Raja Taichi Tangan Kosong Nasional (Taijiquan) dengan total 9,640 poin. Medali perak direbut Rainer Reinaldy Ferdiansyah (Jatim) total 9,633 poin dan perunggu milik Juan Hendy Irmanto (Daerah Istimewa Yogyakarta) dengan total 9,606 poin.

Medali emas Taijiquan Putri diraih Alysa Mellynas dari Jawa Timur dengan total 9,626 poin. Medali perak direbut Salwa Dhana Azalian dari DKI Jakarta dengan total 9,599 poin dan Alexandra Calista Setiawan (Jawa Tengah) merebut perunggu dengan total 9,516 poin.  

“Saya senang bisa menyumbangkan medali emas bagi Sumatera Utara. Target saya berikutnya meraih medali emas nomor Taichi Pedang (Taiji Jian),” kata Nicholas usai pertandingan.

Master Taichi Indonesia Supandi Wijaya yang menyaksikan langsung mengaku bangga atas keberhasilan Nicholas merebut medali emas. “Saya bangga Nicholas bisa menjadi Raja Taichi Tangan Kosong Nasional,” kata Supandi Kusuma yang juga mantan Ketua Umum PB WI.

Medali emas kedua Sumut disumbangkan atlet wushu senior Haris Horatius dari nomor Nanquan Putra dengan total 9,643 poin. Medali perak diraih Nicholas Karanka Adinugroho (Jatim) dengan total 9,616 poin dan Akbar Dwi Affandi juga dari Jatim dengan total 9,610 poin.

“Saya senang bisa menyumbangkan medali emas bagi Kontingen Sumut. Ini merupakan medali emas ketiga saya sejak tampil di PON. Dengan kata lain, saya menutup medali emas di tempat kelahiran karena saya tidak akan tampil lagi di PON,” kata Haris Horatius.

GoNews.co Salwaa Dhana Azalia.
Salwaa Dhana Azalia.

Di nomor Nanquan Putri, Tasya Puspa Dewi dari Jawa Barat meraih medali emas dengan total 9,610 poin. Medali perak milik Alinskha Hanamaira (DKI Jakarta) dengan total 9,596 poin dan Agni Agustine Dimonim (DKI Jakarta) dengan total 9,563 poin.***

wwwwww