Rakernas ke-3 BKMT, Ustazah Syifa Fauzia Tekankan Pentingnya Penguatan Organisasi
![]() |
| Ketua Umum BKTM Pusat, Ustazah Syifa Fauzi Buka Rakernas ke-3 BKMT. (Ist) |
Jum'at, 20 September 2024 08:44 WIB
Penulis: Riyan
Penulis: Riyan
Ketua Umum Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Pusat, Ustazah Syifa Fauzia menekankan pentingnya penguatan organisasi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-3 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.
Syifa mengatakan, Rakernas yang berlangsung 18-22 September 2024 ini mengusung tema "Berilmu, Beramal, Berbakti untuk Negeri". Tema ini diangkat sebagai bentuk pernyataan sikap untuk penguatan karakter organisasi dan seluruh pengurus BKMT di seluruh Indonesia.
"Sejak 2021 hingga tahun ini saya sudah pergi hampir ke seluruh daerah di Indonesia, saya melihat langsung BKMT ini luar biasa semangatnya," ujarnya, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (20/9).
Syifa menjelaskan, pengkaderan di BKMT berjalan meski telah ditinggalkan oleh pendiri BKMT yakni Prof Dr Tutty Alawiyah dan di beberapa daerah telah ada pergantian pengurus BKMT.
"Saya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih karena senior-senior masih banyak yang tetap hadir dan membersamai BKMT hingga saat ini," terangnya.
Menurutnya, senior-senior, ustazah, dan tokoh BKMT, mereka ada yang masih menjadi politisi, pembicara-pembicara hingga akademisi. Mereka membersamai BKMT hingga saat ini usianya sudah 70-80 tahun. Tapi, sangat semangat sekali untuk bisa menghadirkan BKMT dalam berbagai syiar-syiar dakwahnya.
"InsyaAllah ini akan menularkan semangat bagi kami yang lebih muda untuk dapat terus membersamai BKMT ke depan," ungkapnya.
Syifa menegaskan, penting bagi anggota untuk memperkuat peran serta visi BKMT untuk mewujudkan kader yang berkualitas, berdaya saing, berperan aktif dalam pembangunan bangsa, dan memegang teguh nilai-nilai ke-Islam-an.
"InsyaAllah pada 1 Januari 2025, BKMT akan sampai pada usia 54 tahun, usianya lebih tua dari saya, tapi dalam praktiknya dan dalam pengaplikasiannya di lapangan, sebetulnya 90 persennya (anggota BKMT yang aktif rata-rata usianya) adalah 45 tahun, 50 tahun ke atas," bebernya.
Ia mengungkapkan, ada beberapa hal yang kedepannya ingin sekali diwujudkan, di antaranya membereskan database BKMT.
"Saya kalau ditanya, berapa jumlah anggota BKMT? Karena setiap saya pergi, luar biasa, kita pergi ke Sulawesi Utara, di mana di sana muslimnya itu bukan mayoritas, tapi pada saat pelantikan 20 ribu yang hadir," tuturnya
Syifa juga menargetkan, agar fi masa mendatang semakin banyak kegiatan-kegiatan BKMT yang bisa direalisasikan dan memberikan memanfaatkan untuk umat.
"Kita juga ingin punya rumah sakit seperti Muhammadiyah, jadi mudah-mudahan bisa diawali dengan Rumah Sakit Alawiyah misalnya, Insya Allah," imbuhnya.
Ia menambahkan, Universitas Islam As-Syafiiyah (UIA) juga ingin memperbanyak beasiswa untuk para perawat, ustazah, dan dokter-dokter. Karena di UIA ada S3 dakwah.
"Bagi yang mau melanjutkan pendidikan S1, S2, S3 ini tersedia di UIA. Mudah-mudahan BKMT bisa memberikan beasiswa," pungkasnya.***













