Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
20 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
21 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
21 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
20 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
20 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
‎Sampah Jakarta Berkurang 500 Ton per Hari, DKI-Bekasi Perkuat Kerja Sama Bantargebang
Metropolitan
24 jam yang lalu
‎Sampah Jakarta Berkurang 500 Ton per Hari, DKI-Bekasi Perkuat Kerja Sama Bantargebang
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Septian David Sebut PSIS Semarang Kehilangan Konsentrasi

Septian David Sebut PSIS Semarang Kehilangan Konsentrasi
David Septian. (Dok.ligaindonesiabaru)
Jum'at, 27 September 2024 15:52 WIB
Penulis: M Syahrisad Nasution
MAGELANG – Kapten tim PSIS Semarang, Septian David Maulana tak mampu menutupi kekecewaan usai timnya harus kembali menelan kekalahan di laga pekan ketujuh BRI Liga 1 2024/2025. Sempat unggul lebih dulu, nyatanya PSIS harus takluk 1-2 dari Arema FC.

“Sebenarnya laga lawan Arema FC adalah pertandingan yang bagus. Kita sempat unggul 1-0. Kita bermain tidak jelek. Tapi kita kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir laga,” kata Septian David Maulana.

Mengenai kehilangan Rian Ardiansyah di menit ke-67 dikatakannya bukan menjadi penyebab utama PSIS akhirnya kembali kalah. 

“Kartu merah sebenarnya bukan merubah segalanya. Kalau kita menang pasti tidak ada masalah. Kita kurang konsentrasi. Menit-menit awal dan menit akhir pertandingan adalah momen yang rawan,” ucap Septian David lagi.

Dan pemain asli Semarang ini berharap timnya dapat berbenah untuk hasil yang lebih baik lagi kedepannya. “Laga-laga selanjutnya, kita harus berikan yang terbaik untuk hasil terbaik,” pungkasnya.

Anak asuhan pelatih Gilbert Agius mampu unggul lebih dulu di laga yang digelar di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Kamis (26/9) itu lewat gol Tri Setiawan di menit ke-51.

Kemenangan yang sudah di depan mata kemudian buyar setelah pemain Arema FC, Dalberto mampu menjebol gawang PSIS sebanyak dua kali menit ke-89 dan 90+6. 

Kekalahan ini menjadi yang keempat yang didapat PSIS di BRI Liga 1 2024/2025. Hasil ini juga menutup perjalanan PSIS di bulan September dengn tak memuaskan karena dari empat laga yang dijalani, hanya mencatat satu poin hasil dari sekali imbang dan tiga kali kalah.

Imbasnya, posisi PSIS di klasemen sementara juga merosot dimana posisi saat ini adalah di peringkat ke-13 dengan tujuh poin. Dari tujuh laga yang sudah dijalani, PSIS mendapat dua kali menang, sekali imbang dan empat kali kalah.***

wwwwww