Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
19 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
2
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
20 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
18 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
18 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
18 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Badminton
18 jam yang lalu
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2024

Bismo dan Ubed Menang Straight Game, Richie Dipaksa Kerja Keras

Bismo dan Ubed Menang Straight Game, Richie Dipaksa Kerja Keras
Bismo Raya Oktora. (PP PBSI)
Rabu, 09 Oktober 2024 19:14 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NANCHANG - Pebulutangkis tunggal putra Bismo Raya Oktora mengamankan tiket babak 16 besar Kejuaraan Dunia Bulutangkis  Junior 2024 setelah memenangi pertandingan kontra Toshiki Nishio dari Jepang. Bismo menang dua gim langsung 21-17, 21-11.

"Alhamdulillah bersyukur bisa melewati babak 32 besar ini. Dari perkembangan permainan dari pertama sampai tadi juga cukup meningkat," ucap Bismo selepas pertandingan yang digelar di Nanchang International Sports Center Gymnasium hari Rabu (9/10).

"Saya bisa lebih tenang, bisa lebih menikmati pertandingan. Selain itu, saya juga bermain lebih safe, tidak banyak melakukan kesalahan sendiri. Tapi untuk besok tetap harus ditingkatkan lagi kepercayaan dirinya dan kualitas permainannya," lanjut Bismo.

Bismo yang lahir di Jakarta, 30 Oktober 2006 ini mengaku komunikasi yang baik di tunggal putra membuat suasana pertandingan menjadi lebih solid.

"Saya dekat dengan semua di tunggal putra. Kami juga sering sharing-sharing, saling kasih tahu, bahkan sampai menonton video pertandingan bersama. Ini bisa untuk meningkatkan performa kami," ungkap Bismo.

Selaras dengan Bismo, Moh Zaki Ubaidillah alias Ubed juga sukses ke babak 16 besar setelah menang dua gim langsung. Ubed menuntaskan perlawanan wakil India Numair Shaik 21-7, 21-15.

Akhirnya kemenangan mereka berdua disusul oleh Richie Duta Richardo. Berbeda dengan dua rekannya, Richie harus bekerja keras untuk menembus babak 16 besar setelah dipaksa bermain rubber game 21-11, 17-21, 21-17 oleh Ding Han Jin asal Singapura.

"Gim pertama saya berhasil bermain dengan tenang, bermain seperti biasa. Masuk di gim kedua kondisinya menang angin dan saya kurang antisipasi, lawan pun bermain lebih rapi," kata Richie.

"Di gim ketiga lawan sempat mengontrol permainan, bola depannya saya keduluan terus. Beruntung setelah mendapat arahan pelatih saya bisa kembali mengambil kontrol. Ini pelajaran buat saya agar bisa fokus dari mulai pertandingan sampai selesai," pungkas Richie. ***

wwwwww