Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
20 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
2
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
20 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
19 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
19 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
19 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Badminton
19 jam yang lalu
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2024

Ubed Sumbang Medali Perunggu Untuk Indonesia

Ubed Sumbang Medali Perunggu Untuk Indonesia
Pebulutangkis tunggal putra Moh Zaki Ubaidillah. (PP PBSI)
Sabtu, 12 Oktober 2024 22:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution

NANCHANG - Pebulutangkis tunggal putra Moh Zaki Ubaidillah tidak berhasil melaju ke laga puncak ajang Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2024 setelah kalah dalam pertandingan babak semifinal.

Dalam laga yang berlangsung di Nanchang International Sports Center Gymnasium, China, Sabtu (12/10/2024) siang itu, Ubed, sapaan akrabnya takluk dari wakil tuan rumah Wang Zi Jun 19-21, 20-22. Dengan demikian Ubed menyumbang medali perunggu untuk Indonesia.

Ubed sebenarnya memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan, ia selalu unggul di awal-awal baik di gim pertama maupun kedua namun masuk ke separuh akhir pertandingan, lawan mampu mengejar dan membalikkan keadaan. Hal ini cukup disesali atlet kelahiran Sampang, 26 Juni 2007 itu.

"Gim pertama maupun kedua saya sudah unggul tapi terkejar karena saya kehilangan fokus," kata Ubed.

"Jadinya saya banyak melakukan kesalahan sendiri dan ingin cepat-cepat mematikan lawan padahal secara pola permainan saya sudah tahu apa yang harus diterapkan. Di sisi lain, lawan bermain rapi dan tidak banyak melakukan kesalahan sendiri," lanjut Ubed.

Walau kalah Ubed tetap bersyukur atas pencapaiannya. Dia pun bertekad untuk terus meningkatkan performa.

"Saya tetap mengucap syukur alhamdulillah bisa sampai di sini, bisa dapat medali tapi saya belum puas," ucap penggemar Anthony Sinisuka Ginting ini.

"Dari Kejuaraan Dunia Junior saya pertama ini, banyak yang harus saya tingkatkan dari sisi fisik dan tekniknya," sahut Ubed yang masih memiliki satu kali kesempatan lagi tampil di level junior tahun depan.

Indonesia masih memiliki satu wakil yang akan bertanding di babak semifinal. Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine akan bersua Ririna Hiramoto/Aya Tamaki dari Jepang sore nanti.

Saat smeifinal Piala Suhandinata pekan lalu, kedua pasangan sempat bertemu yang dimenangkan oleh Isyana Rinjani 66-59 (11-8). ***

wwwwww