Ketua BAKI Akui Adanya Gagasan Arbitrase Tunggal Lewat Proposal FGD SIWO PWI Pusat
![]() |
| Ketua BAKI Idwan Ganie dan Raja Sapta Oktohari. (Ist) |
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Ketua Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (BAKI) Idwan Ganie mengakui Seksi Wartawan Olahraga Indonesia (SIWO) PWI Pusat di bawah kepemimpinan Ariwangsa dan Azhari Nasution selaku Wakil Ketua pernah mengajukan proposal tentang rencana akan menggelar Forum Grup Discussion (FGD) dalam penyelesaian dualisme organisasi olahraga.
“Ya, saya menerima proposal dari SIWO PWI Pusat tentang rencana FGD terkait penyelesaian dualisme organisasi olahraga. Dalam proposal itu juga adanya ide perlunya pembentukan arbitrase tunggal,” kata Idwan Ganie kepada wartawan Gonews.co Group usai peresmian BAKI oleh Menpora RI Dito Ariotedjo di Media Centre Kemenpora Jakarta, Jumat (18/10/2024).
Adanya proposal FGD dari SIWO Pusat itu juga diakui Wakil Ketua Umum PB IKASI pimpinan Amir Yanto, Firtian Yudit Swandarta. “Ya, SIWO Pusat memang pernah mengajukan proposal FGD terkait penyelesaian dualisme organisasi. Bahkan, kita juga sempat diskusi namun rencana itu tidak terlaksana,” katanya.
Tidak hanya Yudis, panggilan karib Firtian Yudit Swandarta, legenda tenis meja Lieng Lieng Agustin juga mengaku sempat mendapatkan proposal FGD dari SIWO Pusat tersebut. “Ya, dulu memang ada usulan FGD tersebut dan saya juga sempat membacanya,” katanya.
Yudis dan Lieng Lieng Agustin menyambut baik kehadiran BAKI sebagai arbitrase tunggal untuk penyelesaian sengketa olahraga. “Saya mendukung keberadaan BAKI. Dan, saya mengapresiasi pernyataan pak Menpora Dito yang mengumumkan akan ada organisasi baru tenis meja untuk mengakhiri dualisme organisasi tenis meja Indonesia,” tegasnya.
“Keputusan menjadikan BAKI sebagai arbitrase tunggal cukup tetap. Tidak ada masalah akan digelar Munas anggar untuk menyelesaikan dualisme organisasi,” kata Yudis. ***| Kategori | : | Non Olympic, DKI Jakarta |













