Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
24 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
2
Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Massa SADAR Bawa Tuntutan Karhutla dan Tolak Oligarki
Umum
24 jam yang lalu
Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Massa SADAR Bawa Tuntutan Karhutla dan Tolak Oligarki
3
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
22 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
4
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
Sepakbola
23 jam yang lalu
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
5
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
6
Darije Kalezic Ungkap Kunci Hentikan Tren Cetak Gol Bhayangkara FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Darije Kalezic Ungkap Kunci Hentikan Tren Cetak Gol Bhayangkara FC
Home  /  Berita  /  Nasional

Senator Dailami Dukung Upaya Konkret Berantas Judi Online

Senator Dailami Dukung Upaya Konkret Berantas Judi Online
Anggota DPD RI Dailami Firdaus. (ist)
Minggu, 03 November 2024 16:54 WIB
Penulis: Riyan
JAKARTA - Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Dailami Firdaus mendukung penuh upaya pemerintah, khususnya melalui aparat penegak hukum untuk memberantas judi online (Judol).

Dailami mengatakan, keseriusan memberantas Judol sangat diperlukan, termasuk dengan menindak tegas jika ada oknum pegawai pemerintah yang terlibat.

"Saya mengapresiasi jajaran Polri yang sudah berhasil mengungkap dan menangkap terduga pelaku pembuka blokir situs Judol yang menjadi pegawai di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi)," ujarnya, Minggu (3/11).

Dailami menjelaskan, judi jelas dilarang dalam agama karena banyak memberikan dampak negatif.

"Islam melarang tegas melarang judi. Harus ada penindakan tegas sampai tidak ada judi, termasuk Judol di Indonesia," terangnya.

Menurutnya, penangkapan terhadap 14 terduga pembukaan situs Judol ini harus dilakukan pengembangan secara serius dan seakurat mungkin.

"Kalau ada keterlibatan unsur pimpinan juga harus ditindak tegas. Apalagi, upeti yang diberikan dari pembukaan blokir tersebut sangat besar jika diakumulasikan," ungkapnya.

Wakil Ketua Komite III DPD RI ini menambahkan, jika situs Judol tidak kunjung hilang maka sebagai pimpinan pengampu harus mempertanyakan hal ini ke bawahan.

"Prinsipnya, saya ingin Judol ini dituntaskan. Terlebih, sudah dibentuk Satgas khusus, jangan ada main mata lagi," bebernya.

Dailami mengapresiasi Menteri Komdigi RI, Meutya Viada Hafid yang sudah menyatakan menyatakan mendukung penuh aparat penegak hukum menindak jajarannya yang terbukti terlibat kasus Judol.

"Bu Menteri secara berani dan tegas memberikan dukungan pemberantasan Judol ini," pungkasnya. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Nasional, Metropolitan, Nusantara, DKI Jakarta
wwwwww