Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
9 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
3
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
7 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
4
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
11 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
5
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
6 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
6 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Emral Abas Puas Pemain PSBS Biak Bisa Manfaatkan Kelemahan Pertahanan Bali United FC

Emral Abas Puas Pemain PSBS Biak Bisa Manfaatkan Kelemahan Pertahanan Bali United FC
Laga PSBS Biak melawan Bali United FC. (dok/ligaindonesiabaru)
Rabu, 06 November 2024 11:07 WIB
Penulis: M Syahrisad Nasution
BADUNG - Jelang jeda BRI Liga 1 2024/2025 menjadi momentum berharga bagi PSBS Biak untuk terus melangkah dengan percaya diri. Saat ini Badai Pasifik masuk dalam 10 besar klasemen sementara, berada di posisi ke-10 dengan perolehan 15 poin.

PSBS baru saja mencatat kemenangan di laga terakhir pekan ke-10 dengan skor 2-0 atas Bali United FC, Minggu (3/11/2024) sore.

Salah satu aspek yang membedakan permainan PSBS kali ini adalah jumlah peluang yang mampu mereka ciptakan. Bermain dengan agresivitas tinggi, PSBSB tampak lebih dominan dalam menyerang dibanding Bali United yang hanya memiliki beberapa peluang berbahaya.

Pelatih PSBS, Emral Abus pun menunjukkan rasa puas terhadap keberhasilan timnya dalam memanfaatkan kelemahan pertahanan Bali United.

Keberhasilan ini memanfaatkan pengalaman, dengan melakukan analisis ketat terhadap kekuatan lawan, serta instruksi disiplin kepada Fabiano Beltrame dkk membuat tim mampu meraih kemenangan yang tak terduga.

Emral Abus menceritakan di balik kemenangan tersebut, terdapat strategi matang dan pendekatan disiplin yang diterapkan untuk meredam permainan lini tengah Bali United yang pada laga tersebut lebih diunggulkan.

Kemudian ia meminta pemainnya untuk mematikan pergerakan Mitsuru Maruoka. Dia memahami betul bahwa gelandang asal Jepang itu adalah penggerak utama serangan Bali United dan berhasil dihentikan maka ritme serangan Bali United terganggu.

“Memang Taki [pemain PSBS] dan Mitsuru [pemain bali United] asal Jepang. Jadi kita sampaikan pada Taki untuk menjaga Mitsuru agar tidak bergerak bebas seperti saat melawan Persis. Kalau sudah terjaga, yang lain akan berpengaruh,” ujar Emral Abus.

"Alhamdulillah, anak-anak melakukannya dengan baik sehingga mereka [Bali United] tidak bisa berbuat apa-apa. Hanya tiga kali mereka mampu menyerang secara berbahaya, selebihnya kita yang banyak melakukan serangan,” imbuhnya.

Selain itu, Emral juga bukanlah sosok asing bagi Bali United. Dia melatih Bali United saat kompetisi Liga Champions Asia sehingga memberinya wawasan tentang klub tersebut. Namun, ia tidak memandang laga melawan tim berjuluk Serdadu Tridatu itu sebagai sesuatu yang mudah.

“Sebenarnya tidak mudah. Saya akui Teco adalah pelatih yang bagus dan berkarakter. Saya pernah bersamanya saat bermain di Singapura dan Melbourne, jadi saya tahu betul dia orang yang sangat baik dan disiplin. Itulah yang membuat Bali United menjadi tim yang kuat,” tuturnya.

Menurut Emral Abus, disiplin dan karakter keras pelatih asal Brasil itu memberikan pengaruh besar dalam membentuk tim Bali United. Walaupun mengetahui gaya dan karakternya, dia tetap menganggap Bali United sebagai tantangan yang serius dan menghormati kualitas yang mereka bawa ke lapangan. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Non Olympic, Sepakbola, Bali
wwwwww