Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
24 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
2
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
23 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
3
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
8 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
9 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
6
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
13 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Hadapi Permainan Cepat Korsel, Coach Ahang: Bermain Efektif dan Efisien

Hadapi Permainan Cepat Korsel, Coach Ahang: Bermain Efektif dan Efisien
Timnas Basket Putra Indonesia saat menjalani latihan. (PP Perbasi)
Rabu, 20 November 2024 21:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Timnas Basket Putra memaksimalkan waktu yang ada untuk mempersiapkan diri menatap pertandingan melawan Korea Selatan di Goyang Gymnasium, Korea Selatan (Korsel). Pertandingan ketiga Window 2 Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025 Arab Saudi ini akan berlangsung Kamis (21/11/2024).

Hari kedua di Korea Selatan, para pemain timnas mengasah strategi bermain. Setelah di hari pertama sejak tiba di Goyang melakukan latihan ringan, Rabu (20/11/2024) para pemain langsung memeras keringat di lapangan.

“Kami berlatih pagi dan sore untuk hari ini (20/11). Latihan pagi kami maksimalkan untuk review sistem,” terang Pelatih Timnas Basket Putra Indonesia Johannis Winar.

“Latihan juga kita variasikan dengan shooting-shooting,” lanjutnya.

Untuk sore harinya, kata Coach Johannis Winar, para pemain kembali digenjot di lapangan untuk mematenkan strategi bermain. Bagaimana pemain bermain dengan cepat dan disiplin tinggi.

“Korea Selatan ini kelebihannya adalah mereka bermain cepat. Serangan baliknya juga cepat. Jika kita gak bisa atur shooting selection, bisa berbahaya buat kita sendiri,” ujar pelatih yang karib disapa Coach Ahang ini.

“Dalam pertandingan nanti, para pemain harus bermain efektif dan efisien. Harus bisa atur kapan mau menyerang dan mau cepat kembali bertahan saat gagal shooting,” ingatnya.

Sementara itu, Yudha Saputera sepakat dengan Coach Johannis Winar. Bahwa kecepatan permainan Korsel harus diwaspadai. “Permainan game mereka cepat, mereka size-nya juga tinggi-tinggi. Jadi kita harus disiplin soal defense dan bermain. Tapi semua tidak ada yang tidak mungkin,” jelas Yudha.

Pertandingan melawan Korea Selatan ini krusial bagi Indonesia. Jika mampu hindari kekalahan, akan membuka jalur Indonesia ke FIBA Asia Cup 2025 Arab Saudi.

Saat ini, Indonesia berada di peringkat keempat Grup A. Ini setelah Indonesia kalah di dua pertandingan awal di Window pertama, saat melawan Australia dan Thailand.

Korea Selatan sendiri menduduki posisi kedua di Klasemen Grup A dengan 3 poin. Ini setelah mereka kalah atas Australia dan menang dari Thailand.

Sementara Australia kuasai klasemen sementara Grup A dengan 4 poin. Adapun Thailand tempati posisi ketiga dengan 3 angka.

Babak Kualifikasi ini diikuti 24 tim yang dibagi menjadi 6 grup dengan masing-masing grup diisi 4 tim. Mereka akan bersaing berebut 16 tiket putaran final FIBA Asia Cup 2025.

Dari jumlah ini, satu tiket sudah menjadi milik tuan rumah, Arab Saudi. Praktis, babak kualifikasi ini menyajikan 15 tiket. Peringkat 2 besar di masing-masing grup akan lolos langsung ke Arab Saudi.

Kemudian masing-masing peringjat ketiga di 6 grup akan kembali diadu untuk memperebutkan 3 tiket sisa. ***

wwwwww