Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
22 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
22 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
22 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
22 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
22 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Jiwa Kepemimpinan Ardi Idrus Terlihat di Balik Kemenangan Persebaya

Jiwa Kepemimpinan Ardi Idrus Terlihat di Balik Kemenangan Persebaya
Kapten dadakan Persebaya Ardi Idrus. (dok.ligaindonesiabaru)
Senin, 09 Desember 2024 19:39 WIB
Penulis: M Syahrisad Nasution

SURABAYA - Pemain Persebaya Surabaya, Ardi Idrus memainkan peran krusial pada laga pekan ke-13 BRI Liga 1 2024/2025. Saat menjalani laga bertajuk Derbi Jatim yang berjalan sengit, Persebaya berhasil mengalahkan Arema FC dengan skor 3-2 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (7/12/2024) lalu.

Sepanjang laga yang berlangsung tidak mudah, sempat imbang 2-2 dan harus bermain dengan 10 pemain. Karena kapten tim Bruno Moreira mendapatkan kartu merah di menit ke-80.

Bermain apik sepanjang 90 menit, mantan pemain Persib Bandung dan Bali United FC itu mendadak ditunjuk sebagai kapten di 10 menit jelang laga berakhir.

Dia menunjukkan jiwa kepemimpinan yang mampu membawa semangat tim hingga peluit akhir berbunyi.

Bagi Ardi Idrus pengalaman mengenakan ban kapten untuk pertama kalinya memberikan energi tambahan.

"Rashid bicara, bahwa kami kehilangan Bruno, tapi kami yang ada di lapangan ini harus saling bantu untuk menang. Jadi, kami harus fokus, melawan mereka yang punya pemain lebih," kata Ardi Idrus.

Namun semangat pantang menyerah para pemain Bajul Ijo akhirnya terbayar di menit tambahan waktu. Penalti Flavio Silva pada menit ke-90+6 menjadi penentu kemenangan setelah Malik Risaldi dilanggar keras di kotak penalti.

Dia juga menegaskan bahwa motivasi besar tim berjuluk Bajul Ijo itu untuk tidak menyerah menjadi kunci kemenangan ini.

"Kami yakin, apalagi main di kandang sendiri. Kami tidak mau kalah atau seri di rumah sendiri. Dan itu motivasi kami," imbuhnya.

"Ini pertandingan penting buat Persebaya. Makanya, saya mau sampai berapa menit pun akan berjuang, dan lihat sendiri hasilnya, kerja keras tidak akan mengkhianati hasil," pungkasnya.

Atas hasil ini, memperpanjang tren positif Persebaya, yang telah mencatatkan empat kemenangan beruntun. Menempatkan tim tetap kokoh di puncak klasemen sementara BRI Liga 1 2024/2025 dengan perolehan 30 poin. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Non Olympic, Sepakbola, Jawa Timur
wwwwww