Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
21 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
22 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
6
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
22 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Absennya Pemain Pilar PSIS Semarang Jadi Penyebab Kegagalan

Absennya Pemain Pilar PSIS Semarang Jadi Penyebab Kegagalan
Laga PSIS Semarang melawan PSS Sleman yang berakhir dengan skor 1-2. (dok.ligaindonesiabaru)
Rabu, 18 Desember 2024 15:36 WIB
Penulis: M Syahrisad Nasution
SOLO - PSIS Semarang akhirnya harus mengakui keunggulan PSS Sleman pada laga pekan ke-15 BRI Liga 1 2024/2025. Berlaga di kandang lawan di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (17/12/2024) malam, PSIS takluk 1-2 dari PSS pada laga yang digelar tanpa penonton.

Ini berarti catatan tren positif Mahesa Jenar yang didapat pada empat laga terakhir, harus terhenti. Sebelumnya PSIS mampu mencatat tiga kali menang dan sekali imbang.

Pada laga itu, PSIS Semarang harus kebobolan dua gol dari aksi Gustavo Tocantins menit ke-62 dan Nicolao Cardoso menit ke-76.

PSIS sendiri akhirnya baru mampu memperkecil jarak usai mencetak gol lewat aksi Riyan Ardiansyah di menit ke-84 memaksimalkan umpan Gali Freitas.

Sebuah hasil yang tentunya mengecewakan, termasuk yang dirasakan oleh pelatih Gilbert Agius. Pelatih asal Malta itu juga menyebut absennya beberapa pemain pilar memengaruhi kekuatan timnya di laga ini.

"Saya tentu kecewa dengan hasil karena gagal mendapat tiga poin. Ada beberapa pemain yang absen juga mempengaruhi performa tim,” kata Gilbert Agius.

Meski harus menelan kekalahan, dia tetap memberikan apresiasi pada timnya yang sudah berjuang keras di lapangan.

"Secara organisasi permainan cukup bagus, mungkin di babak kedua kehilangan sedikit rasa percaya diri tapi kita berhasil ciptakan beberapa peluang. Di sepak bola hasil apapun bisa terjadi. Tapi terpenting adalah bagaimana kami bisa mengambil pelajaran dari laga kali ini," dia menegaskan.

Gol pertama PSS di laga kali ini tercipta dari titik penalti setelah bek asing PSIS, Ruxi dianggap melakukan pelanggaran kepada gelandang PSS, Paulo Sitanggang.

Ini juga mengingatkan pada laga sebelumnya dimana PSIS juga kebobolan lewat penalti saat menjamu Bali United FC di laga home sebelumnya.

"Terkait hukuman penalti, ya kita sudah menampilkan permainan yang bagus, kita tampil penuh percaya diri sampai kita dapat hukuman penalti, saya pikir penalti bisa terjadi kapan saja," pungkasnya.

Kekalahan ini membuat PSIS masih tetap pada koleksi 17 poin dan masih ada di peringkat ke-13. Mahesa Jenar mencatat 5 kali menang, 2 kali imbang dan 8 kali kalah.***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Non Olympic, Sepakbola, Jawa Tengah
wwwwww