Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
13 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
14 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Malaysia Open 2025

Ketinggalan di Gim Pertama, Sabar Reza Melaju Karena Lawan Cedera

Ketinggalan di Gim Pertama, Sabar Reza Melaju Karena Lawan Cedera
Sabar Karyawan Gautama/Moh Reza Pahlevi. (PP PBSI)
Rabu, 08 Januari 2025 20:47 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KUALA LUMPUR - Ganda putra Indonesia, Sabar Karyawan Gautama/Moh Reza Pahlevi Isfahani tanpa harus kerja keras melaju ke babak 16 Besar Turnamen Bulutangkis Malaysia Open 2025. Pasalnya, Sabar/Reza meraih kemenangan dalam posisi tertinggal 7-12 pada gim pertama karena pasangan Denmark Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard dalam pertandingan babak 32 Besar di Axiata Arena Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (8/1/2025).

Pasangan Denmark ini tidak bisa melanjutkan pertandingan karena Rasmus Kjaer mengalami cedera. “Pastinya sedih melihat sesama pemain mengalami cedera. Bukan kemenangan yang kami inginkan seperti ini. Berharap Rasmus segera pulih dan cederanya tidak fatal. Kalau tetap dimainkan pasti akan larut malam, keputusan yang baik dari panitia dan BWF,” kata Sabar.

Moh Reza Pahlevi Isfahani mengaku tidak mengetahui lawannya cedera. “Jujur, saya kurang melihat kejadiannya seperti apa. Tiba-tiba setelah interval lawan memanggil referee dan tim medis,” katanya.

“Berbicara tentang pertandingan yang ditunda, sebenarnya kami sudah siap tapi karena keadaan yang tidak memungkinkan jadi kami bisa terima,” tambahnya.

Secara khusus, Reza,panggilan karibnya, mengucapkan selamat ulang tahun kepada Sabar. “Hari ini Sabar ulang tahun, saya mau mengucapkan selamat tahun untuk partner saya, semoga diberi kesehatan, kelancaran dan semoga tahun ini prestasi kami bisa konsisten atau bahkan melebihi tahun kemarin,” tutupnya. ***

wwwwww