DKI Jakarta Targetkan Penerimaan Pajak 2025 Rp48 Triliun
![]() |
Penulis: Azhari Nasution
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Lusiana Herawati, mengungkapkan bahwa target tersebut merupakan langkah strategis untuk mendukung pembangunan kota melalui optimalisasi pengelolaan pajak.
“Target ini mencerminkan optimisme pemerintah dalam meningkatkan pendapatan daerah. Kami akan terus melakukan monitoring dan evaluasi penerimaan pajak untuk memastikan setiap potensi pendapatan dapat dimaksimalkan,” ujar Lusiana, Rabu (8/1/2025).
Delapan Strategi Optimalisasi Pajak
Untuk mencapai target Rp48 triliun, Bapenda telah menyusun delapan langkah strategis:
1. Monitoring dan Evaluasi Berkala: Mengawasi dan menilai realisasi pajak secara rutin.
2. Sosialisasi Pajak Daerah: Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pajak melalui berbagai media.
3. Pengukuhan Objek Pajak Baru: Khususnya untuk Pajak Bahan Jasa Tertentu (PBJT) seperti hotel, restoran, dan hiburan.
4. Pemutakhiran Data Pajak Daerah: Identifikasi objek pajak baru dan pengurangan kebocoran pajak.
5. Penagihan Pajak dengan Surat Paksa: Menindak tegas wajib pajak yang menunggak.
6. Kolaborasi dengan Stakeholder: Mengintegrasikan data antarinstansi untuk efektivitas pengawasan.
7. Digitalisasi Layanan Pajak: Mempermudah pembayaran pajak melalui sistem elektronik.
8. Inovasi eTrapt: Fitur ini memfasilitasi pelaporan dan pembayaran pajak PBJT secara real-time, meningkatkan akurasi dan kepatuhan pajak.
Inovasi Digital Dorong Kepatuhan Pajak
Lusiana menyoroti fitur eTrapt sebagai inovasi unggulan untuk pelaporan dan pembayaran pajak di sektor hotel, restoran, hiburan, dan parkir. “Sistem ini memungkinkan wajib pajak melaporkan dan membayar pajak dengan cepat dan praktis. Kami yakin ini dapat meningkatkan akurasi pelaporan dan mendorong kepatuhan pajak,” katanya.
Lusiana juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha dalam mencapai target pajak. Ia optimistis strategi ini akan mendukung visi Jakarta sebagai kota global.
“Kami tidak hanya memberikan layanan yang lebih baik, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pajak untuk pembangunan Jakarta,” tutupnya. ***
| Kategori | : | Voli, DKI Jakarta |













