Agnez Mo Ungkap Kata Bijak di Tengah Polemik Gugatan Hak Cipta
![]() |
| Agnez Mo. (Instagram) |
Penulis: Mambang Yazid
Dalam unggahan di Instagram Stories, baru-baru ini, Agnez Mo menuliskan kalimat, "The narcissist is the king of 'Entitlement’", yang jika diterjemahkan berarti "Orang narsistik adalah raja yang merasa berhak." Ungkapan ini memancing spekulasi, meski belum diketahui secara pasti maksud dan konteksnya.
Lebih lanjut, pelantun "Bilang Saja" ini juga membagikan kutipan dari para filsuf ternama seperti Plato, Montesquieu, dan Plutarch. Salah satu kutipan yang menarik perhatian adalah dari Plato.
"The worst form of injustice is PRETENDED justice."
("Bentuk ketidakadilan terburuk adalah keadilan yang pura-pura.")
Tak hanya dari filsuf, Agnez Mo juga mengutip ayat Alkitab 1 Petrus 3:9:
"Do not repay evil for evil, bless, for to this you were called."
("Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi memberkatilah, karena untuk itulah kamu dipanggil.")
Sebagai penutup, ia menulis, "Calm in the midst of noise…" ("Tenang di tengah kebisingan."), seakan ingin menegaskan bahwa dirinya tetap tenang menghadapi berbagai isu yang beredar.
Konteks Gugatan dan Dampaknya bagi Industri Musik
Sengketa ini bermula dari gugatan musisi Ari Bias, yang menuding Agnez Mo menggunakan lagu ciptaannya, "Bilang Saja," tanpa izin dalam tiga konser berbeda. Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pun memutuskan bahwa Agnez Mo bersalah dan harus membayar denda Rp1,5 miliar.
Kasus ini memicu diskusi luas di kalangan musisi dan penyelenggara konser. Sebab, selama ini tanggung jawab pembayaran royalti lebih banyak dibebankan pada pihak penyelenggara acara, bukan penyanyi yang membawakan lagu. Putusan ini pun dinilai dapat menjadi preseden baru bagi industri musik Indonesia.
Di tengah perdebatan ini, Agnez Mo memilih untuk tidak banyak berkomentar secara eksplisit. Namun, lewat kutipan dan refleksi yang ia bagikan, tersirat pesan bahwa ia tengah mengkritisi keadilan dan bagaimana hukum dapat dipersepsikan dengan cara berbeda oleh masing-masing pihak. ***
| Editor | : | Azhari Nasution |
| Kategori | : | Hiburan, DKI Jakarta |













